Skip to main content
x

Berakhirnya Masa Kerjasama Unsoed Bersama PT. Charoen Pokphand Foundation Indonesia, Kedua Pihak Sepakat Lanjutkan Kerjasama Melalui Penandatangan Mou Lanjutan

Fapet.unsoed.ac.id.Purwokerto (16/6/2022) – Dalam rangka optimalisasi Program MBKM Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) kembali melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama PT. Charoen Pokhand Foundation Indonesia (CPFI), MoU ini merupakan perpanjangan dari MoU yang telah ditandangani pada 15 Mei 2016 lalu, terkait adanya hibah kandang modern (close house) dari PT. CPI untuk Unsoed.

Tujuan Nota Kesepahaman bersama ini adalah untuk meningkatkan dan mengembangkan kemampuan sumberdaya para pihak dalam Pendidikan, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Pengembangan Bisnis. Adapun ruang lingkup meliputi Pendidikan, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Pengembangan Bisnis, dan Bidang lainnya yang disepakati.

Menindak lanjut berakhirnya masa Memoandum of Understanding (MoU), Unsoed dan PT CPFI kembali melaksanakan penandatangan MoU, dilaksanakan pada hari Rabu (15/6). bertempat di Ballroom lantai 5 Gedung Integrated Academic Building (IAB) Unsoed, ditandatangani oleh Rektor Unsoed Pof.Dr.Ir Akhmad Sodiq M.Sc.,Agr dan Pimpinan Charoen Pokphand Foundation Indonesia Dr. (HC) Tjiu Thomas Effendy, SE., MBA yang diwakili oleh Sekjen CPFI Andi Magdalena Siadari SH.,MH.

Penandatangan Mou dihadiri oleh Rektor, Para Wakil Rektor, Kepala Biro, Ketua BPU, Dekan, Para Wakil Dekan Fapet Unsoed, Ketua Exfarm dan segenap pimpinan CPFI.

Sekjen CPFI pada kesempatan itu menyampaikan, senang sekali untuk kesekian kalinya dapat bertemu kembali dengan segenap pimpinan Unsoed dalam rangka memperbarui MoU yang telah berakhir pada tahun ini. Lebih lanjut Maghdalena mengatakan bahwa hubungan Unsoed dengan pihak swasta dalam hal ini PT CPI sudah berjalan dengan baik selama ini. “Unsoed ini merupakan kampus yang lulusannya paling banyak berkontribusi di PT CPI.” ucapnya.

Unsoed melalui Fapet Unsoed merupakan jembatan program kerjasama, CPFI dan Fapet unsoed selama ini lebih banyak menjalin kerjasama dalam bidang perekrutan alumni yang dilakukan pasca yudisium dan juga SDM CPFI kerap di undang  sebagai narasumber pada kuliah umum dan pembekalan.

"Kami menyadari perlunya Industri untuk berkolaborasi melalui kerjasama dengan perguruan tinggi baik dalam pengembangan teknologi pakan, perbibitan, dan budidaya. Perlu upaya transfer teknologi, sehingga sektor perunggasan bisa bersaing dengan perunggasan dari negara lain," ungkapnya.

Lebih lanjut Magdalena menyampaikan opsi kerjasama lainnya seperti kesiapan CPFI mendelegasikan staffnya untuk dapat memberikan kuliah umum, kuliah regular dan juga ketersediaan tempat magang untuk mahasiswa Fapet Unsoed dan Fakultas lainnya dilingkungan Unsoed. Tidak hanya pada lingkup bidang peternakan saja, “CPFI juga siap mengirimkan SDM untuk memberikan kuliah pada Fakultas lain,” kata Sekjen CPFI.

Disela-sela sambutannya ia juga mengatakan, bahwa kunjungan sekarang sama seperti waktu dulu yaitu saat penandatangan kerjasama antara Fapet Unsoed dengan PT. CPFi pada kerjasama Pemberian Beaasiswa PT. CPFI kepada Mahasiswa Fapet Unsoed, pada saat itu yang mendatangani Prof. Sodiq masih sebagai Dekan, kini penandatangan lanjutan tingkat Universitas, Prof Sodiq kembali dan sekarang beliau sudah menjadi Rektor” candanya.

Rektor Unsoed Prof Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc, Agr mengungkapkan rasa kebahagiaannya dapat bertemu dan bekerjasama lebih luas lagi dengan PT. CPFI, tantangan perguruan tinggi semakin berat, Perguruan Tinggi dituntut lebih riil dalam menghasilkan lulusan yang berdaya guna, mempunyai kompetensi untuk dapat kompetetif dalam persaingan kerja.

Kampus dituntut dapat menghasilkan lulusan yang siap bersaing untuk dapat mencipatakan lapangan kerja (Entrepreneur) ada beberapa target yang harus terpenuhi sesuai IKU antara lain lulusan dapat terserap (mendapatkan kerja) kurang dari enam bulan pada bursa kerja (lembaga / industri / berwirausaha), untuk mendukung target tersebut Perguruan Tinggi harus berkolaborasi dengan pihak lain, baik Instansi Negeri/swasta, Lembaga dan Industri dalam mengakselerasikan Program MBKM dalam memberikan Kemerdekaan mahasiswa dalam menggali potensi dan kompetensinya diluar kampus”, ungkap Rektor.

Di akhir sambutannya Rektor mengucapkan terimakasih, telah mendampingi dan membersamai kita memajukan dunia peternakan dan dunia Pendidikan di Unsoed. diharapkan akan muncul inovasi-inovasi terbaru melalui riset atau penelitian yang berhubungan dengan dunia peternakan dari Unsoed,  baik dari dosen maupun dari mahasiswa.

Setelah seremonial penandatanganan Mou Pimpinan CPFI beserta jajarannya didampingi Dekan dan Para Wakil Dekan Fapet Unsoed, Ketua BPU berkunjung ke close house yang merupakan hibah dari PT. CPFI yang berlokasi di area Experimental Farm Fapet Unsoed. Andi Magdalena dan Dekan melihat langsung kondisi terkini close house dan berdialog dengan Pawang kandang dan mahasiswa yang sedang melakukan magang di close house tersebut. Dekan juga mengajak pimpinan PT. CPFI untuk melihat Exfarm/Teaching Farm Fapet Unsoed yang baru yang berlokasi disebelah close house CPFI.

Menelisik sejarah keberadaan close house, merujuk dari Berita Acara Serah Terima Hibah Kandang Nomor : 14048/UN23/LK.02.02/2017 Proses seremonial Penyerahan kandang Close House waktu itu dilaksanakan pada Kamis (14/12/2017) di Ruang Seminar Fakultas Peternakan Unsoed, Purwokerto. oleh  Lembaga Karya Pokphand Indonesia sebagai lembaga yang menangani seluruh kegiatan sosial dari PT Charoen Pokphand Indonesia, Penandatanganan hibah waktu itu oleh Rektor Unsoed Dr Ahmad Iqbal dan Presiden Direktur PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk, Dr (HC) Thomas Effendy SE, MBA dengan disaksikan Ketua Dewan Riset Nasional, Dr Ir Bambang Setiadi MS.

Pada kesempatan itu Thomas Effendy mengatakan, kandang dengan sistem tertutup ini merupakan bagian dari Corporate Sosial Responsible (CSR) dari PT Charoen Pokhpand Indonesia khususnya dibidang pendidikan dengan menghibahkan kandang dengan kapasitas 20.000 ekor” tuturnya.