Pengukuhan Prof. Dr. Ir. Caribu Hadi Prayitno, M.P. : Peranan Methan inhibitor Plus Pada Produktivitas Ternak Ruminansia Dan Pemanasan Global

Submitted by timweb4 on Wed, 01/31/2018 - 11:06
Category: 

Pengembangan ternak ruminansia dewasa ini minimal menghadapi dua permasalahan utama, yaitu yang pertama masalah penyediaan pakan yang berkualitas dan yang kedua masalah isu pemanasan global (Global warming), utamanya gas metana.

Dalam orasinya Prof. Dr. Ir. Caribu Hadi Priyatno, M. P. menyampaikan permasalahan penyediaan pakan berkualitas pada saat ini dihadapkan pada sifat hijauan pakan di daerah tropis yang tinggi kandungan ligneslulosa dan selulosa, di samping masalah lahan rumput yang makin menyempit. Pada isu pemanasan global, peternakan ruminansia diketahui sebagai penyumbang gas metana terbesar.

Pengukuhan Prof. Dr. Ir. Caribu Hadi Priyatno, M. P. sebagai Guru Besar Fakultas Peternakan Unsoed

"Beberapa hasil penelitian memperlihatkan bahwa ekstrak herbal dapat menekan metanogenesis." ujarnya, di Gedung Soemardjito Unsoed, Selasa (30/1) saat dikukuhkan sebagai guru besar Fakultas Peternakan Unsoed. Beberapa ekstrak tanaman dapat digunakan sebagai feed additive yang mampu menurunkan emisi gas methan pada ruminansia dan meningkatkan sistem fermentasi rumen, menurut Prof. Dr. Ir. Caribu Hadi Priyatno, M. P. Ekstrak garlic secara in vitro efektif menurunkan metana (CH4). Ektrak garlic pada pakan sapi perah, mampu meningkatkan produksi susu, dan pemberian Extrak garlic pada sapi potong mampu menambah bobot badan.

Dalam pidato berjudul " Peranan Methan inhibitor Plus Pada Produktivitas Ternak Ruminansia Dan Pemanasan Global ", Prof. Dr. Ir. Caribu Hadi Priyatno, M. P. menjelaskan pemberian methan inhibitor pada ternak ruminansia berdampak positif pada produksi jika dikombinasikan dengan agen defaunasi ataupun dengan nutrient mikro penstimulasi metabolism protein dan karbohidrat. Pemberian methan inhibitor plus di samping akan meningkatkan produksi ternak juga akan menekan pemanasan global.

Prof. Dr. Ir. Caribu Hadi Prayitno, M.P. merupakan dosen bidang Ilmu Bahan Makanan Ternak di Fakultas Peternakan Unsoed. Beliau merupakan Guru Besar ke-64 Universitas Jenderal Soedirman dan Guru Besar ke-19 di Fakultas Peternakan. Dengan dikukuhkannya beliau sebagai guru besar, maka jumlah guru besar yang aktif di Fakultas Peternakan Unsoed berjumlah 9 orang dan merupakan fakultas dengan Guru Besar terbanyak di Universitas Jenderal Soedirman.