Susu Kambing Baik untuk Kesehatan

Submitted by timweb4 on Thu, 07/12/2018 - 11:16
Category: 

Peternakan kambing penghasil susu di Indonesia sudah mulai dikembangkan, sebagai salah satu faktor pendorong peningkatan produksi susu yang bersumber dari ternak ruminansia kecil. Faktor-faktor tersebut dilatarbelakangi oleh modal lebih kecil dalam pengadaan ternak kambing, luas lahan dan tenaga kerja lebih murah dibandingkan peternakan sapi perah.

Faktor lain pendorong berkembangnya susu kambing adalah kelebihan yang dimiliki oleh susu kambing dibandingkan susu sapi, antara lain bersifat Hypoalergenik, globula lemak susu kambing proporsinya dibandingkan susu sapi.

Susunan proteinnya paling mirip dengan protein pada Air Susu Ibu dibandingkan jenis susu lainnya, menurut Dr Triana Setyawardani, S.Pt, MP. ahli susu kambing, dosen Fakultas Peternakan Unsoed, belum lama ini. Dikatakan, protein susu kambing lebih mudah dicerna sehingga sangat baik untuk Balita dan anak anak pada masa tumbuh kembang.

Jika dibuat produk keju, maka teksturnya lebih halus. Yogurt dari susu ini konsistensinya lebih kental. Jika dibuat masker kefir efeknya lebih bagus dibandingkan masker dari susu sapi untuk mengobati jerawat, memutihkan secara alami, menghilangkan flek hitam dan mengencangkan kulit wajah.

Menurut Dr Triana S., S.Pt, MP keistimewaan susu kambing tersebut dapat menutupi kelemahan yang ada pada susu kambing, antara lain baunya lebih prengus dibandingkan susu sapi dan harganya hampir empat kali lipat dari susu sapi.

Dia mengetahui secara mendalam tentang susu kambing karenatelah melakukan riset secara berkesinambungan dan konsisten sejak tahun 2006 sampai dengan tahun 2017. Penelitian dengan fokus susu kambing tujuannya untuk menggali potensi unggul dari susu kambing, yang salah satu tujuan nya adalah memberikan motivasi peternak kambing perah dalam memproduksi susu kambing.

Untuk membantu masyarakat memanfaatkan susu kambing, Triana telah menerbitkan buku. Karya Triana mendapat penghargaan dan masuk dalam 104 karya Inovasi Indonesia Prospektif yang diterbitkan Kemenristek Dikti dengan judul Proses Produksi Keju Probiotik dari Susu Kambing. Untuk dibuat keju, potensi susu kambing yang dieksplorasi adalah bakteri probiotik unggul yang dihasilkan pada riset tersebut yaitu.

Lplantarum TW14 dan L.rhamnosus TW 2 yang telah terbukti secara in vitro, in vivo serta sudah diaplikasikan pada produk keju kambing. Keju kambing yang dihasilkan dari penggunaan penemuan kedua bakteri tersebut mempunyai karakteristik baik, yaitu terjadi peningkatan asam glutamat yang dapat mengurangi bau prengus pada keju kambing.

Pengembangan keju kambing mempunyai potensi pasar sangat terbuka terutama di Indonesia, karena sangat jarang keju kambing yang dipasarkan di Indonesia yang mengandung probiotik (functional Cheese) Jika dibuat yogurt, susu kambing mempunyai segmen konsumen tertentu di Indonesia, sehingga produknya hampir tidak pernah dijumpai di supermarket di Indonesia.

Keunggulan yogurt susu kambing terdapat pada kekentalannya, dimana yogurt yang dihasilkan dari susu kambing lebih kental dan lebih putih warnanya. Penggunaan bahan perisai dan pewarna yang diijinkan oleh BPOM dapat digunakan untuk mengurangi bau prengus sebagai peningkat rasa.

Pewarna bisa ditambahkan dengan konsentrasi tertentu sesuai dengan yang dipersyaratkan. Inovasi yogurt juga bisa dilakukan dengan menambahkan bubuk green tea atau pulp strawberi, sehingga kita bisa menjual yogurt kambing dengan rasa greentea yang menyehatkan. Yogurt susu kambing juga bisa dibuat es krim (frozen yogurt) dengan menambahkan toping atau inovasi lainnya.

Kefir susu kambing sebagai minuman berasam asam dan sedikit bersoda memang belum sepopuler yogurt, terutama di Indonesia. Manfaat kefir sebagai minuman kesehatan sungguh sangat bermanfaat, beberapa peneliti telah mengkaji manfaaat kefir bagi kesehatan, antara lain mengurangi diabetes, mengurangi kegemukan dan sebagai terapi kolesterol. (dikutip dari Suara Merdeka.Com)