Tim Monev Unsoed Kunjungi Fapet

Submitted by timweb4 on Wed, 11/07/2018 - 16:06
Category: 

Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) kedatangan tim monev dari Unsoed, Rabu (31/10 Rochmad Kasir Nugroho, SE, MM selaku Kasubbag. Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran beserta staf Anjar Prabowoyudho, S. Sos, beliau merupakan Tim Monev yang ditugaskan oleh Unsoed untuk melaksanakan Monitoring anggaran, pengadaan barang/jasa dan pelaksanaan kegiatan triwulan III ke Fakultas Peternakan Unsoed, kegiatan ini diterima oleh Kabag Tata Usaha Dra. Lestari Rahajeng dan didampingi Kasubbag Keuangan dan Kepegawaian Atik Linayanti, S.Sos, serta Tim Perencanaan Anggaran Fakultas Peternakan Unsoed Enti Wahyuningsih, A. Md , Serli Chandra Surya, S. Kom,  Ruli Indriani, A. Md, kegiatan ini berlangsung diruang Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Fapet.

Kegiatan ini biasanya dilaksanakan di kantor pusat Unsoed, untuk kali ini kegiatan ini berbeda karena monev diadakan dengan berkeliling mengunjungi seluruh unit yang ada di Universitas Jenderal Soedirman, yang bertujuan melihat sejauh mana yang sudah dilakukan Unit dalam melaksanakan kegiatan penyerapan anggaran, oleh karena hampir mendekati akhir tahun bahwa  waktu penyerapan tahun 2018 sudah tinggal 2 bulan.

Guna mencapai akuntabilitas penyelenggaraan pelaksanan program dan pengembangan di lingkup internal manajemen. Kegiatan monitoring dan evaluasi dilaksanakan sebagai wahana kontrol dan pengendalian program mulai dari proses perencanaan, implementasi, output dan outcome yang diharapkan. Oleh karena itu untuk mewujudkan akuntabilitas pelaksanaan program dan pengembangan dibutuhkan adanya program monitoring dan evaluasi dengan menggunakan suatu aturan, ukuran dan kriteria sebagi indikator keberhasilan suatu pekerjaan atau perencanaan. Monitoring diperlukan agar kesalahan awal dapat segera diketahui dan dapat dilakukan tindakan perbaikan, sehingga mengurangi risiko yang lebih besar.

Beberapa metode dilakukan oleh tim monev antara lain memeriksa berbagai laporan kegiatan seperti laporan bulanan dan semesteran, melakukan observasi lapangan yang bertujuan mengamati data empiris dilapangan dan bertujuan untuk lebih meyakinkan dalam membuat penilaian tentang proses kebijakan; dan serta melakukan wawancara dengan menanyakan berbagai aspek yang berhubungan dengan implementasi kebijakan yang perlu dipersiapkan. Dengan cara demikian, maka berbagai informasi yang lebih valid akan dapat diperoleh melalui cross check data dan informasi dari berbagai sumber.

Tahun 2018 Fakultas Peternakan mendapatkan penambahan anggaran yang bersumber dari PNBP yang berasal dari mekanisme uang pangkal sebagai salah satu komponen pembiayaan yang berasal dari mahasiswa, yang tahun ini mendapatkan sebanyak 30% dari total pendapatan. Adapun dana dari masyarakat tersebut dikelola berdasarkan prinsip-prinsip akuntabilitas serta mengacu mekanisme dan peraturan yang berlaku yang pemanfaatannya sepenuhnya akan kembali kepada mahasiswa dalam bentuk peningkatan mutu pembelajaran dan prestasi kegiatan mahasiswa. Sehubungan dengan hal tersebut Fakultas Peternakan menambahkan anggaran pada kegiatan kemahasiswaan yang bertujuan meningkatkan prestasi kegiatan mahasiswa sesuai dengan minat, bakat, dan daya nalar mahasiswa, serta merangsang aktivitas kegiatan kemahasiswaan. Anggaran tersebut juga digunakan untuk kegiatan pengadaan peralatan pendidikan merupakan salah satu upaya oleh Fakultas Peternakan untuk memenuhi standar pelayanan minimum yang telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 38 Tahun 2009 terutama terkait pembelajaran, maka Fakultas Peternakan mulai tahun 2018 sudah mulai menerapkan kelas kecil dengan kapasitas sekitar 50 mahasiswa.  Kelas kapasitas besar yang sebelumnya ada 4, dibagi menjadi 8 kelas yang lebih kecil.  Diharapkan dengan aplikasi kelas kecil proses pembelajaran menjadi lebih efektif.  Lebih lanjut, agar pembelajaran tersebut dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan, maka diperlukan adanya peralatan penunjang yang memadai pada kelas tersebut, baik berupa LCD, Kursi Kuliah, Komputer Desktop, Printer dan Mic Wireless, dengan terpenuhinya peralatan pendidikan dapat menunjang kegiatan pendidikan. Pemeliharaan gedung dan sarana gedung di Lingkungan Teaching Farm untuk mendukung kegiatan praktikum mahasiswa,  perlu penambahan anggaran pula.   Selain itu, untuk mendukung kegiatan kemahasiswaan, maka dipandang perlu untuk melakukan revitalisasi sekretariat Unit Kegiatan Mahasiswa dengan melakukan pemeliharaan sekretariat maupun melengkapi peralatan pendukungnya dalam rangka menunjang kegiatan pendidikan.

Observasi lapangan pengecatan gedung sekre mahasiswa Fapet

Observasi lapangan pengadaan alat laboratorium

Observasi lapangan pengadaan buku

Observasi lapangan pengadaan peralatan penunjang pendidikan

Observasi lapangan pengadaan alat laboratorium

Observasi lapangan pembuatan tanggul parkir roda dua

Observasi lapangan penyekatan ruang perkuliahan 

Observasi lapangan penyekatan laboratorium unggas

Kegiatan Monev berakhir pukul 12.00 wib setelah melakukan observasi lapangan, semoga kegiatan ini merupakan salah satu upaya mewujudkan akuntabilitas pelaksanaan program dan pengembangan dalam rangka memajukan Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman.