Skip to main content
x

Dies Natalis Ke 53 Fapet Unsoed Gelar Tasyakuran

Fapet.unsoed.ac.id selasa, 12/2/2019 menggelar acara tasyakuran dalam rangka dies natalis fakultas peternakan universitas jenderal soedirman yang ke 53. wakil Dekan Bidang Umum dan Kepegawaian selaku ketua panitia tasyakuran Ir. Ibnu Hari Sulistyawan, M.Sc.  dalam sambutannya menyampaikan acara ini adalah rentetan dari agenda dies natalis yang ketiga, dari agenda sebelumnya adalah peresmian website fapet unsoed dan jalan sehat dan yang kedua adalah peresmian masjid fapet unsoed.  Fapet tentu juga sudah menghasilkan banyak alumni yang berkualitas baik yang bekerja di tingkat nasional dan internasional. Eksistensi peternakan di era milenial, era milenial  dimulai tahun 1980 – 1990, sampai muncul era revolusioner yang terkait dengan kemajuan teknologi digital. Tolak ukur suksesnya bidang peternakan adalah dengan terpenuhinya protein hewani pemerintah.

Dekan Fakultas Peternakan Prof. Dr. Ismoyowati, S.Pt, MP. dalam sambutannya mengingatkan kembali sejarah berdirinya fapet unsoed, berdasarkan surat keputusan menteri pendidikan tinggi dan Ilmu pengetahuan Nomor 275 tanggal 3 desember 1965 tentang pendirian fapet unsoed. tanggal 10 pebruari tahun 1966 dengan proses serah terima fakultas kedokteran hewan bidang peternakan Universits Islam Indonesia (UII) jogyakarta kepada universitas jenderal soedirman.

fapet unsoed pada saat ini mempunya empat program studi  yang tiga program studi  yaitu S1 Peternakan, magister peternakan, D3 produksi ternak  telah terakreditasi A, dan “untuk program studi doktor ilmu peternakan dalam waktu dekat akan dilakukan visitsi” terangnya.

Selanjutnya acara di lanjutkan sambutan rektor yang diwakili oleh wakil rektor bidang kemahasiswaan dan alumni unsoed. Dalam sambutannya berharap momentum  dies natalis ini dijadikan fakultas untuk selalu memutakhirkan diri agar senantiasa sesuai perkembangan jaman, kreavitas adalah sebuah keharusan keuletan adalah suatu perasaan dan kosistensi adalah  jalannya.

Orasi ilmiah disampaikan oleh Dr. Yusmi Wakhidati, S.Pt, M.Si, dalam orasi ilmiahnya penyakit Avian Influenze (AI) yang berdampak besar terhadap kerugianpara peternak ayam, baik ayam petelur ataupun ayam pedaging. Dalam penelitiannya peternak ayam pedaging yang melalui kemitraan lebih berani menanggung resiko dikarenakan adanya ketergantungan dengan perusahaan yang mengandalkan dari penangan dari perusahaan kemitraan temasuk perubahan harga pasar dengan adanya penerapan kontrak. Sedangkan untuk peternak ayam pedaging peternak lebih melakukan tindakan preventif untuk menghindari adanya dampak penyakit karena tidak adanya jaminan kerugian ataupun jaminan kesehatan tentang penanggulangan penyakit pada peternak ayam pedaging.

Tausyiah dan doa bersama yang dipimpin oleh Drs. Muhamad Kifni, dilanjutkan dengan  pemotongan tumpeng dilakukan sebagai rasa syukur. Tumpeng tersebut kemudian secara simbolis diberikan Dekan Fapet Unsoed kepada Lis Safitri, S.Th.I, M.Pd (dosen agama). Dilanjutkan dengan penyerahan cindera mata kepada pegawai yang purna tugas.

Acara ditutup dengan ucapan selamat kepada dekan beserta jajarannya dan menikmati jamuan makan siang di iringi musik organ tunggal yang penyanyinya dari interen fakultas.