Skip to main content
x

Dosen Fakultas Peternakan Melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat Di Wonosobo

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) oleh Dosen Fakultas Peternakan Unsoed dilaksanakan di Kelompok Ternak Sapi Perah "Susu Murni" dan "Usaha Tani" Desa Kepencar, Kecamatan Kretek, Kabupaten Wonosobo. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Ir. Hj. Triana Yuni Astuti, M.P. dan Dr.Sc.agr. Ir. H. Yusuf Subagyo, M.P. yang merupakan dosen Laboratorium Produksi Ternak Perah, serta Ir. Nunung Noor Hidayat, M.P. yang merupakan dosen Laboratorium Sosial dan Ekonomi Peternakan.

Kegiatan PKM ini merupakan kegiatan yang dibiayai oleh DIPA Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi sesuai dengan Surat Perjanjian Kerja Pelaksanaan Kegiatan No SP: DIPA-042.06.1.401516/2018, dengan judul "PKM Kelompok Peternak Sapi Perah Desa Kapencar Kecamatan Kertek Kabupaten Wonosobo - Jawa Tengah”.

Kegiatan PKM dilaksanakan selama April-Oktober 2018 berupa sosialisasi/penyuluhan serta pelatiahan/pembuatan demplot pakan silase di dua Kelompok Peternak Sapi Perah yaitu "Susu Murni" dan "Usaha Tani". Setelah itu juga dilakukan percobaan pemberian pakan silase hasil langsung kepada ternak sapi perah yang dipelihara oleh anggota kelompok. Hasil kegiatan tersebut menunjukkan bahwa; (1) Terjadi peningkatan pemahaman peserta mengenai pengertian silase, dan dapat membuat silase dengan berbagai bahan pakan hijauan dengan tambahan jagung, bekatul, polard dan molases;  (2) Sapi perah yang diberikan pakan silase hasil demplot 100% menyukai dan tidak perlu melakukan adaptasi walaupun belum pernah diberikan, karena bau dari pakan sillase yang spesifik (asam segar);  (3) Adanya peningkatan produktivitas ternak sapi perah, yang ditunjukkan adanya peningkatan produksi susu (dari rata-rata 6-7 liter/ekor/hari menjadi 10,50 liter/ekor/hari), dan diharapkan calving interval bisa lebih pendek (kurang dari 15 bulan), sehingga jumlah pedet meningkat dari setiap periode kelahiran (walaupun saat ini belum bisa dibuktikan).

Berdasarkan hasil proses kegiatan juga menunjukkan bahwa perlu pendampingan baik teknis maupun manajemen usaha sapi perah, agar keterampilan (diversifikasi hijauan pakan sapi perah) yang telah diberikan dapat dikembangkan pada peternak sapi perah lainnya.  Diharapkan ketersediaan pakan hijauan dapat tersedia secara kontinyu, sehingga dapat memperbaiki produktivitas sapi perah, dan akhirnya dapat meningkatkan pendapatan peternak .  Selain itu perlu untuk menularkan dan mempromosikan silase kepada peternak yang belum membuat silase dengan bahan-bahan yang tersedia di sekitar peternak.

Sumber berita dan Gambar: Ir. Triana Yuni Astuti, M.P.