Skip to main content
x

Fakultas Peternakan Unsoed Menerima Hibah Sapi Dari Kementerian Pertanian

Fapet.unsoed.ac.id, Upaya Fakultas Peternakan meningkatkan kualitas pendidikan dengan menghasilkan lulusan yang mandiri.  terampil, berdaya saing dan kompeten di bidangnya.dengan meningkatkan sarana dan prasarana penunjang pendidikan Dekan Fapet Unsoed mengajukan permohonan hibah Sapi ke Kementerian Pertanian Direktorat Jenderal Peternakan Dan Kesehatan Hewan melalui Balai Pembibitan Ternak Unggul Dan Hijauan Pakan Ternak Sembawa.

Permohonan Hibah sapi tersebut bertujuan untuk menambah jumlah sapi dan jenis sapi pada Experimental Farm Fapet Unsoed, yang nantinya untuk prasarana kegiatan praktikum mahasiswa. Exfarm merupakan laboratorium lapangan yang di bangun untuk melatih keterampilan mahasiswa dalam memelihara ternak secara profesional, yang diharapkan akan menghasilkan lulusan yang mandiri, siap kerja dan siap pakai sesuai kebutuhan pengguna.

Selain itu Experimental/ Teaching Farm Farm di sediakan Fapet Unsoed untuk sarana praktikum, penelitian dosen, mahasiswa, serta sebagai tempat wisata edukasi masyarakat sekitar Kabupaten Banyumas seperti untuk edukasi anak-anak sekolah PAUD, Taman Kanak-kanak dan sebagai sarana studi banding dari dinas terkait atau lembaga pendidikan lainnya.

Di sisi lain  menurut Kepala Exfarm/Teaching Farm “Merupakan tempat mahasiswa menggali ilmu, pengetahuan bidang peternakan dan melatih kemampuan serta ketrampilan menurut disiplin ilmu yang dipelajarinya untuk menghasilkan lulusan yang terampil, berdaya saing dan kompeten di bidangnya” ungkap drh. Sufiriyanto, MP.

Sapi hibah dari Kementerian Pertanian Direktorat Jenderal Peternakan Dan Kesehatan Hewan BPTU-HPT Sembawa berangkat pada tanggal 28/11/2019.dan tiba di Experimental Farm 30/11/2019 pukul 16.30 WIB setelah menempuh perjalanan selama 2 hari membuat sapi kelelahan dan stress.

Hal tersebut yang membuat proses evakuasi pemindahan sapi terkendala dan menjadi perhatian banyak orang yang ada disekitar Exfarm. Pasalnya sapi mengamuk saat sedang dievakuasi untuk diturunkan, sapi yang terbiasa umbaran/liar hidup bebas harus di ikat terlebih dulu menggunakan tali demi keamanan saat di turunkan.

Evakuasi penurunan sapi pertama berhasil pada saat terdengar kumandang adzan maghrib dengan mengalihkan tempat penurunan sapi, yang awalnya sapi akan diturunkan melalui tempat penurunan sapi yang sudah tersedia terpaksa truk harus lebih mendekat ke kandang dimana sapi-sapi tersebut akan dipindah.

Beruntung setelah waktu maghrib sang pawang sapi datang yang sebelumnya proses evakuasi di tangani oleh para petugas Exfarm yang dibantu oleh para mahasiswa Fapet Unsoed yang ikut bertanggung jawab akan Exfarm. Satu demi satu sapi diturunkan oleh sang pawang, pada pukul 21.40 WIB sepuluh sapi hibah tersebut berhasil di turunkan dan dipindah ke kandang yang sudah disediakan dengan aman.