Skip to main content
x

Fapet Unsoed Menyelenggarakan Workshop Inovasi Teknologi

Fapet.unsoed.ac.id, Dalam upaya penerapan Tri Dharma Perguruan tinggi dan proses pemenuhan protein hewani Fakultas Peternakan Unsoed menginisiasi Workshop Inovasi Teknologi dengan Tema “Kerjasama Penerapan Inovasi Teknologi Peternakan” dilaksanakan 27/11/2019 bertempat di ruang Seminar I Fapet Unsoed.

Workshop diikuti oleh 35 Kepala Dinas/perwakilanKota/Kabupaten dan Kepala SMK Pertanian, Peternakan. Kegiatan tersebut dibuka oleh Dekan Fakultas Peternakan Unsoed, dalam sambutannya  Dekan mengucapkan selamat datang kepada semua tamu undangan baik dari Dinas terkait / SMK Bidang Pertanian, Peternakan, dan Agribisnis 

adapun tujuan dari kegiatan tersebut adalah  inisiasi kerjasama yg dilakukan  untuk kegiatan pengembangan bidang peternakan khususnya dan pada umumnya untuk ketahanan pangan bagi masyarakat Indonesia .

Dekan berharap kegiatan tersebut selain untuk pengembangan inovasi teknologi Peternakan juga untuk meningkatkan silaturahmi diantara para penggiat Peternakan dan akan memberikan dampak positif yaitu dalam  mengatasi semua permasalah di wilayah Kabupaten, Kota sekitar wilayah Jawa Tengah, karna menurutnya “salah satu untuk meningkatan kecerdasan adalah peningkatan protein hewani asal ternak” ungkapnya.

Pada kesempatan berbeda Ketua Workshop yang sekaliigus sebagai moderator Mochamad Sugiarto, S.Pt, MM, Ph.D mengemukakan “Sesuai visi Misi Fakultas Peternakan menjadi sebuah bukti kalau Fapet unsoed bagian identiitas akademik yang konsen dalam pengembangan pembangunan pedesaan dan Unsoed semakin memantapkan diri sebagai pusat  pengembangan sumberdaya  pembangunan pedesaan dan kearifan local” katanya.

Diharapkan dengan kegiatan tersebut dapat membantu kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan dalam menumbuhkan pergerakan pembangunan peternakan dan wadah dalam meningkatkan ekonomi pedesaan.

Dengan permasalahan-permaasalahan dari masing-masing kota/kabupaten akan menjadi masukan dosen Fapet Unsoed dalam membuat usulan penelitian dan usulan pengabdian kepada masyarakat. ada 2 hal yang dijadikan point pada workshop tersebut :

  1. Permasalahan dan arah kebijakan pembangunan peternakan propinsi jawa tengah
  2. Desiminasi inovasi teknologi yang dihasilkan oleh dosen Peternakan

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jateng, Ir. Lalu M. Syafriadi, MM menyampaikan, untuk memenuhi kebutuhan protein hewani dalam mendukung program pemerintah dalam Swasembada Daging,  Dinas Peternakan dan Kesehatan Provinsi Jawa Tengah membutuhkan  SDM mumpuni bidang Peternakan dalam upaya meningkatkan dan pengembangan di bidang Peternakan.

Ada beberapa persoalan yang dihadapi oleh Provinsi Jateng, lanjutnya, terkait populasi sapi perah di Jawa Tengah, untuk tingkat populasi ternak jawa tengah masuk pada peringkat 2 setelah Jaw Timur. Sedangkan populasi ternak sapi yaitu 150 ribu ekor, hanya sepertiga dari jumlah populasi secara nasional sekitar 500 ribu ekor” Imbuhnya”

Selain itu Program kebijakan dan strategi peternakan dan kesehatan hewan tahun 2019 -2023 mengarahkan pada “Peningkatan Populasi Ternak” dengan 3 hal :

  1. Penyediaan Benih dan Bibit Berkualitas
  2. Pengelolaan SDGH melalui Pengembangan Wilayah Sumber Bibit
  3. Pengawasan produksi dan Peredaran Benih dan Bibit Ternak

Pada bagian akhir Workshop, Wakil Dekan Bidang Akademik memaparkan 14 hasil Inovasi Teknologi Peternakan dari Dosen Fapet Unsoed. Wakil dekan berharap dengan lahirnya Inovasi Teknologi tersebut untuk di tindak lanjut dengan manjalin kerjasama, dalam rangka untuk memajukan bidang peternakan untuk wilayah Jawa Tengah” ungkapnya.