Skip to main content
x

Fapet Unsoed Telah Sukses Aplikasikan Progam MBKM Mendikbud Melalui Pemagangan Mahasiswa Ke Jepang

fapet.unsoed.ac.id – Program Magang yang menjadi sasaran perguruan tinggi dalam rangka mengaplikasikan progam MBKM sesuai Program Mendikbud melalui Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020. Kebijakan MBKM memberikan kesempatan kepada mahasiswa Perguruan Tinggi untuk mendapatkan pengalaman belajar yang lebih luas dan kompetensi baru melalui beberapa kegiatan pembelajaran di antaranya pertukaran pelajar, magang/praktik kerja, riset, proyek independen, kegiatan wirausaha, proyek kemanusiaan, asistensi mengajar di satuan pendidikan, dan proyek di desa/kuliah kerja nyata tematik.

Melalui Program MBKM Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman telah mengantisipasi lebih dini, terbukti pada tanggal 13 Maret tahun 2019 Fapet Unsoed melaksanakan perjanjian kerjasama dengan Hokkaido Agriculutral Corporation Association. proses perjanjian menggunakan dua bahasa, Jepang dan bahasa Indonesia yang ditanda tangani oleh Ketua Asosiasi Hokkaido Agricultural Corporation Association Mr. Kzutaka Minami dengan Dekan Fapet Unsoed Prof. Dr. Ismoyowati, S.Pt, MP di tempat yang berbeda.

Dan pada tanggal 12/3/2019 melaui CV Sawayaka Fuji Indo Proses seleksi Program Internship Jepang dimulai dan diselenggarakan  di Fapet Unsoed. hasil dari seleksti tersebut berhasil meloloskan 13 mahasiswa yang berhak untuk mengikuti program magang di perusahaan "persapian atau persusuan" di Hokkaido, Jepang seperti Betsukai Milk World Co.ltd; Kage Farm Co. Ltd; Suzukuna Farm Co. Ltd, dan lainnya.

Program internship jepang dilaksanakan selama 2 semester yang setara dengan 40 SKS, pasca lolos seleksi ke 13 mahasiswa tersebut menjalani pelatihan bahasa dan pengenalan budaya jepang, karena para mahasiswa wajib menguasi Bahasa Jepang level N3 sebagai sarana komunikasi dengan masyarakat lokal. mahasiswa yang berhasil lolos seleksi dan masuk pada program pemagangan jepang adalah :

  1. Nur khafiyah D1A016216
  2. Tonianto D1A016158
  3. Galih pamungkas sp D1E014018
  4. Nosap bahrudin D1E014139
  5. Wiji Wijaksono D0A016077
  6. Antoni Dwi Hermawan D0A016074
  7. Zulkarnaen Mas'ud D1A016225
  1. Trio Iman Fatoni D1E014206
  2. Riyo Dwi Nurfajar D1A015026
  3. Muhammad Adi Julvian D1A016200
  4. Toya Mulyati D1E014134
  5. Nurulita Fawzia Harnum D1A017029
  6. Lusiana Dila Erita D0A017025

Saat ini 13 mahasiswa Fakultas Peternakan Unsoed tersebut sudah kembali lagi ke Indonesia dari Jepang. “Sesuai dengan keputusan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengisolasi WNI yang baru tiba perjalanan internasional dari luar negeri, untuk itu setibanya mahasiswa Fakultas Peternakan Unsoed pada hari Selasa 16 Februari 2021 di International Airport Soekarno Hatta Cengkareng langsung mereka ke tempat karantina di Wisma Atlet, Pademangan, Kemayoran, Jakarta Pusat

Dekan Fapet Unsoed menyampaikan terimakasih dan mengapresiasi ke - 13 mahasiswa tersebut yang telah selesai dan kembali ke Indonesia setelah menjalani pemagangan dijepang selama 12 bulan. Kabar kedatangan mereka disambut gembira oleh segenap civitas akademika, tendik dan Alumni Fapet Unsoed yang mana kembalinya pioneer internship Fapet unsoed bertepatan dengan Dies Natalis Fapet ke-55 dan Lutrum XI.

 “Tujuan dapi perjanjian ini adalah untuk menghasilkan program pemagangan ke jepang, program ini adalah kegiatan kolaborasi antara bidang industri dan akademik, sehingga pertukaran informasi dapat dilakukan lebih dekat dan program kerjasama ini diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada pembanguan peternakan di Indonesia dan Jepang” jelasnya

Selain itu dekan menambahkan Program Magang adalah untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi lulusan (soft skills dan hard skills) agar mahasiswa setelah lulus akan lebih siap dengan kebutuhan zaman karena melalui berbagai program berbasis experimental learning”, tambahnya.