Skip to main content
x

Konsultan Lingkungan Spesialis Bakteri Dari Belgia Isi Kuliah Umum Mahasiswa Fapet Unsoed

Fapet.unsoed.ac.id, Senin, 9/09/19 Fakultas Peternakan Unsoed menyelenggarakan kuliah umum pengolahan air limbah dengan narasumber konsultan lingkungan spesialis ahli bakteri dari Belgia, Olivier Piantadosi yang bekerjsama dengan Yayasan Kekuatan Cinta yang beralamat di sentul bogor. Yayasan Kekuatan Cinta merupakan Yayasan  yang fokus membantu pada keluarga khususnya masalah yang dialami anak-anak, kegiatan utamanya kepada anak-anak Indonesia yang menjadi korban kekerasan seksual sehingga anak-anak tersebut kehilangan haknya sebagai anak. Dalam rangka membantu pemerintah YKCI turut berperan serta dalam membantu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang dampak dari lingkungan bagi kesehatan.

Dihadapan mahasiswa Olivier Piantadosi bersama Pembina Yayasan Kekuatan Cinta Bethania Eden memberikan kuliah dengan bahasa inggris dengan materi pengolahan air bersih agar bisa layak konsumsi, baik itu air sungai ataupun air laut. materi tentang bakteri dan lingkungan hidup terkait limbah, polusi air di Indonesia yang menurutnya air di Indonesia masih kurang bersih yang disinyalir bisa menimbulkan autis. autism spectrum disorder (ASD) atau yang lebih sering disebut autisme merupakan gangguan perkembangan saraf yang mempengaruhi perkembangan bahasa dan kemampuan seorang anak untuk berkomunikasi, berinteraksi, serta berperilaku. penyebab utama autisme terjadi karena faktor genetik dan lingkungan.

1. Faktor Genetik

penyebab utama autis pada anak adalah karena faktor genetik. meskipun demikian, banyak juga ahli yang tidak sependapat karena ternyata ada juga kasus keluarga yang tidak memiliki riwayat autisme memiliki keturunan yang menderita autisme.

2. Faktor Lingkungan,

Faktor lingkungan disinyalir menjadi salah satu penyebab autisme, saat ibu hamil terkena virus tertentu yang terdapat pada lingkungan tempat tinggalnya.

Selain virus, faktor lain yang dapat menyebabkan anak dalam kandungan berpotensi menderita autisme adalah penyakit herpes pada ibu, pendarahan saat ibu hamil, serta pola makan yang tidak sehat.

Mr. Olivier dalam pemaparannya bakteri dapat di gunakan untuk membersihkan air yang terkontaminasi dampak dari kotoran plastik dan logam agar bisa menjadi air bersih yang bisa digunakan secara sehat. Selain menjelaskan bakteri hasil penemuannya, ia juga memberikan materi pengolahan air bersih agar bisa layak konsumsi, baik itu air sungai ataupun air laut. Disisi lain ia juga bercerita tentang sosialisasi ditegal, bahwasanya tambak udang dikawasan tegal masih belum optimal menurutnya hasil udang di Indonesia belum bisa masuk pasar eropa dikarenakan masih dibawah standar eropa,  itu terjadi karena kadar air yang masih banyak banyak polusi.

Polusi limbah yang menyebabkan banyak anak autis," katanya. Oliver mengatakan, tiap tahunnya jumlah anak autis di Indonesia kian bertambah. Ia tidak bisa membayangkan jumlah anak autis pada 2030 bila masalah polusi limbah dibiarkan. Satu di antaranya kandungan zat berbahaya yang ada di perairan Indonesia adalah logam berat. Menurutnya, ini menjadi pemicu penyakit autis. "Tiap tahun saja ada 500 anak, ada 24 juta anak dan 20% dari populasi anak anak terkena autis. Kami ingin air laut atau air sungai jadi lebih layak untuk digunakan aktivitas sehari- hari," katanya.

Selain berkunjung ke Fapet Unsoed Purwokerto, sebelumnya Olivier dan ibet juga melaksanakan sosialisasi di tegal, dan setelah dari Purwokerto dilanjutkan ke Semarang dan Kendal. Menurut agenda pada b​​​​​​ulan November praktisi dan akademisi dari  berlgia Mr. Olivier Piantadosi beserta tim dari prancis yang di undang Yayasan Kekuatan Cinta akan kembali ke Indonesia dalam rangka membantu pemerintah melaksanakan poyek penanganan air sungai diwilayah tegal dan laut di perairan ternate agar bisa layak konsumsi.

sebelum kuliah umum berahir, “bethania memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk membuat program kerja terkait sasaran, tempat, kapasitas air untuk di kaji, setelah dikaji mahasiswa membuat laporan dan program kerja, bagi mahasiswa yang membuat kajian dan laporan berkualitas akan mendapatkan bonus uang sebesar Rp. 500.000 katanya”