Skip to main content
x

Program Pascasarjana Menyelenggarakan Kuliah Umum

Fapet.unsoed.ac.id, Sabtu, 14/9/19 Program Pascasarjana Peternakan Menyelenggarakan kuliah umum dengan tema “Mempersiapkan SDM Pertanian Era Industri 4.0” sebagai narasumber Ir. Kemal Mahfud, M.M dari Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB dibuka oleh Koordinator Program Magister Peternakan Dr. Ir. Elly Tugiyanti, MP. dihadiri oleh wakil dekan bidang kemahasiswaan dan alumni Dr.sc.agr. Ir. Yusuf Subagyo, MP,  Ir. Pambudi Yuwono, M.Sc (Koordinator Program S1), Sekretaris Ekp. Farm Ir. Nur Hidayat, MP dan Ir. Hardiat Heru Nugroho (Gembong Alumni). sebelum membuka acara kuliah umum ia menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan kesediaannya Ir. Kemal Mahfud, MM yang telah berkenan hadir untuk mengisi kuliah umum program pascasarja. selain itu ia juga menyampaikan terima kasih kepada para praktisi, akademisi, dan civitas akademika Program Doktor dan Magister Peternakan untuk mengikuti kuliah umum.

Pada kesempatan lain sambutan dari Koordinator Program Doktor Peternakan Ir. Satrijo Widi Purbojo, MP, Ph.D, dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas kesediaan Ir. Kemal Mahfud, MM untuk menjadi narasumber kuliah umum, dan juga ia menyampaikan selamat datang kembali di Fapet Unsoed namun kali ini ia datang bukan untuk belajar tapi untuk mengajar, karena Ir. Kemal Mahfud, MM merupakan alumni Fapet Unsoed tahun 1986 “tuturnya.

Tujuan diselenggarakannya acara kuliah umum “Mempersiapkan SDM Pertanian Era Industri 4.0” diharapkan para mahasiswa Fapet Unsoed memahami tentang pentingnya pembangunan secara berkelanjutan dalam memasuki era robotik yang memerlukan wawasan digitalisasi, integrasi jaringan baik internal ataupun eksternal serta komunikasi dan transmisi data di bidang pertanian untuk menopang percepatan replikasi dan ekspansi.

Ir. Kemal Mahfud menyampaikan  tahapan pengembangan sumber daya manusia pada sector pertanian dengan mengkualifikasikan tenaga kerja sektor pertanian berdasarkan kelompok umur dan tingkat pendidikan, dalam menghadapi era 4.0 sasaran pembangunan SDM pertanian membutuhkan perhatian khusus dari arah kebijakan, strategi dan program aksi. Arah kebijakan terpenting menurutnya penguatan pendidikan vokasi pertanian untu menghasilkan job seeker dan job creator, dari sisi strategi perlu revitalisasi pendidikan vokasi pertanian yang kompetitif dan bertaraf internasional dengan output membangun sumber daya manusia pertanian untuk mampu merintis usaha pertanian berbasis industry 4.0.

Disisi lain ia juga menyampaikan pentingnya langkah operasional dari revitalisasi pendidikan vokasi pertanian yang kompetitif dan bertaraf internasional, dengan pengembangan kelembagaan dan penyediaan sarana dan prasaran pendidikan vokasi pertanian untuk mendorong terbentuknya job seeker dan job creator yang profesional, mandiri dan bardaya saing dalam menghadapi masa depan pangan dunia nantinya. Selain itu Ir. Kemal juga menyampaikan akan tantangan pangan di masa mendatang dengan meningkatnya populasi pertumbuhan penduduk disertai berkurangnya kapasitas bumi tidak akan cukup dengan mengandalkan swasembada pangan perlu adanya lumbung pangan, “paparnya.

Dalam rangka revolusi industri 4.0, apa yang kita kerjakan semua harus disambungkan dengan teknologi informasi dan IPTEK,”, jelasnya sebelum mengakhiri sambutan. Kuliah umum ditutup dengan diskusi para Mahasiswa.