Skip to main content
x

Program Sarjana Peternakan, Hadirkan Tiga Narasumber Pada Kuliah Umum Dari Bidang Yang Berbeda

Fapet unsoad ac.id – Progam Sarjana Peternakan menyelenggarakan kuliah umum selama tiga hari dengan menghadirkan tiga narasumber dari berbagai bidang ilmu. Kuliah umum progam Sarjana Peternakan dilaksanakan mulai Senin, (7/11/2022), dengan narasumber drh. Agus Triyanto, dari PT. Tambah SAE Farm performance Improvement dengan tema “Manajemen Kesehatan Ternak”, Selasa, (8/112022) dengan narasumber Prof. Dr. Sugiyono, M.Pd (Guru Besar Universitas Negeri Yogyakarta dengan tema “Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif pada Bidang Sosial Ekonomi Peternakan”, dan pada hari Sabtu (11/11/2022) menghadirkan narasumber, Anita Purnamasari, S.Pt ( Formulator PT. Grobest Indomakmur) dengan tema “Formulasi pakan Nonruminansia”.

Kuliah umum dengan mengundang berbagai narasumber dilaksanakan bertujuan untuk menambah wawasan bagi mahasiswa dari prodi Peternakan untuk dapat menggali materi yang diberikan dari para narasumber.

Dekan Prof. Dr. Triana Setyawardani, S.Pt, M.P  dalam sambutannya berharap kerja sama dalam bentuk kuliah umum ini bisa memberikan kemaslahatan bagi kita semua selain itu dengan narasumber yang berbeda bidang kuliah umum ini mampu memantik jiwa kewirausahaan mahasiswa,

Kuliah umum diikuti oleh 145 mahasiswa dan ditambah dengan 70 mahasiswa yang mengambil matakuliah Pengantar Ilmu Peternakan, Kesehatan Hewan dan Sosial Ekonomi.

Narasumber hari pertama drh. Agus memaparkan tentang Kesehatan hewan ternak akan dapat memiliki kualitas daging yang baik, sehat serta memiliki bobot badan yang ideal. Kesehatan hewan sangat penting bagi keberlangsungan bidang peternakan yang dapat berimbas pada bidang ekonomi dimasyarakat. Penanganan Kesehatan menjadi hal utama dalam bidang peternakan.

Selanjutnya narasumber yang merupakan Guru Besar UNY Prof Sugiyono menjelaskan bagaimana metologi penelitian yang dapat kuantitatif dan Kualitatif. Menurutnya, peneliti yang baik harus menguasai bidang yang diteliti, memahami metode penelitian dan dapat dipublikasikan pada jurnal nasional maupun internasional.

Lebih lanjut “penelitian yang baik adalah, penelitian yang baru dan original, bermanfaat bagi masyarakat luas dan memiliki nilai ekonomi atau dapat dijual”, terangnya.

Disela-sela penyampaian materi Prof. Sugiyono menyampaikan bahwa beliau telah meraih dua penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI), sebagai Penulis Buku Terbanyak bidang metode penelitian dan sebagai Penulis Buku Bidang Metode Penelitian Memperoleh Predikat Best Seller Terbanyak.

Metode penelitian kualitatif adalah penelitian yang digunakan untuk menyelidiki, menggambarkan, menjelaskan, menemukan kualitas atau keistimewaan dari pengaruh sosial yang tidak dapat dijelaskan, diukur atau digambarkan melalui pendekatan kuantitatif, sedangkan metode Kuantitatif digunakan untuk meneliti populasi atau sampel dengan menggunakan alat ukur atau instrumen penelitian, analisa data bersifat kuantitatif atau statistik dengan tujuan menguji hipotesis yang telah dibuat. Umumnya, metode kuantitatif terdiri atas metode survei dan metode eksperimen

pada hari Sabtu (11/11/2022) kuliah umum dengan narasumber, Anita Purnamasari, S.Pt, yang merupakan alumni Fapet Unsoed angkatan 2011, pada kesempatan itu anita memaparkan bagaimana cara membuat formulasi pakan yang optimal, ada beberapa tahapan yang harus diperhatikan, diantaranya adalah pemilihan bahan baku yang berkualitas, susunan bahan baku yang mempermudah proses produksi, target Nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan ternak dan regulasi pemerintah (SNI).

Pastikan nutrisi yang ditetapkan sudah sesuai dengan kebutuhan dasar dari ternak (untuk ayam ras, harus mengikuti standar strain yang biasa digunakan oleh peternak, mis. Broiler strain Cobb, Layer strain Isa Brown.