Skip to main content
x

Pullet Strain Isa Brown Warnai Kandang Close House Di Experimental Farm Fapet Unsoed

Fapet.unsoed.ac.id, Senin, 2/9/2019 Fakultas Peternakan Unsoed merupakan kampus bagian dari Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Sejalan dengan ajaran baru Fapet Unsoed telah menerima mahasiswa sebanyak 359 mahasiswa baru yang terbagi menjadi 4 Program Studi, dan Alih Program. Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dan pembelajaran Fapet Unsoed terus menggenjot sarana dan prasarana yang terkait dengan sistem pembelajaran dari memperbaharui kurikulum serta meningkatkan sarana praktikum, baik itu peralatan laboratorium ataupun di lahan percobaan (Exp. Farm). Fapet Peternakan Unsoed merupakan Fakultas Eksakta yang mengedepankan keilmuan secara langsung, bukan saja dari sisi pembelajaran yang bersifat teori yang diajarkan di dalam kelas, tapi juga di bekali dengan kegiatan praktek secara langsung. Kegiatan diluar teori adalah praktikum, seluruh mahasiswa wajib untuk mengikuti kegiatan praktikum sesuai dengan jadwal dan ketentuan yang berlaku dalam memperhitungkan jumlah sistem kredit semester.

Fakultas Peternakan Unsoed memiliki 13 laboratorium sesuai bidangnya, dan satu laboratorium percobaan (Teaching & Experimental Farm), sebagai sarana untuk kegiatan praktikum, penelitian mahasiswa, dosen dan dapat dipergunakan sebagai tempat pelatihan dari luar Fakultas Peternakan. Experimental Farm memiliki beberapa hewan ternak diantaranya,  Sapi Perah, Sapi Potong, Kambing, Domba, Ayam Petelur dan Broiler.

Pada tanggal 23/8/19 bertepatan dengan ajaran baru Exp. Farm mendatangkan pullet/anak ayam petelur dari Purbalingga jenis pullet Strain Isa Brown pada umur 13 minggu sebanyak 450 ekor dan ditempatkan pada kandang baterai, Pullet Isa Brown merupakan jenis ayam petelur.

Fakultas Peternakan mendapatkan penambahan dana yang bersumber dari PNBP yang berasal dari mekanisme uang pangkal/biaya investasi sebagai sumbangan, adapun dana dari masyarakat tersebut dikelola berdasarkan prinsip – prinsip akuntabilitas serta mengacu mekanisme dan peraturan yang berlaku yang pemanfaatan sepenuhnya akan kembali kepada mahasiswa dalam bentuk peningkatan mutu pembelajaran dan kegiatan kemahasiswaan, oleh karena itu dari dana tersebut, Fakultas Peternakan menyelenggarakan pengadaan  Pullet (Ayam Petelur) beserta pakan seberat  2.5 ton untuk pemeliharaan sampai masa panen. Menurut Ketua Experimental Farm drh. Sufiriyanto, MP tujuan pengadaaan Pullet tersebut untuk menunjang kegiatan praktikum, memberikan pengetahuan pada mahasiswa tentang pemeliharaan dan budidaya ayam pullet menjadikan kandang sebagai laboratorium lapang untuk budidaya unggas.

Dalam perlakuan pemberian pakan unggas jenis Isa Brown dibedakan menjadi tiga perlakuan, masing-masing sesuai dengan penggolongan umur pullet. jenis pakan campuran diberikan ransum pakan starter 521 untuk pullet umur 0 - 8 minggu, jenis grower 322 untuk umur 8 – 19 minggu sedangkan untuk layer 324 diberikan untuk umur 19 – 76 minggu. Pengadaan pullet dari umur 13 – 76 minggu adalah masa panen, sedangkan pullet strain isa brow akan mulai produksi pada umur 19 minggu dengan hasil produksi kisaran 5%.

drh. Sufiriyanto, MP juga merencanakan kedepan untuk pembuatan untuk kandang ayam pedaging semi close house dengan luas 6 x 23 m2, yang dapat membuka tirai dan dapat dibuka tutup untuk mengatur cooling pad (pengatur suhu ayam) temprone, tujuan pembuatan Ayam Pedaging di Exp. Farm adalah untuk kegiatan praktikum mahasiswa produksi ternak unggas dan analisis usaha. selain itu untuk memupuk jiwa kewirausahaan dibidang unggas, manajemen unggas, agar mahasiswa bisa membedakan kandang close house dengan open house, dan menunjang praktikum mahasiswa bisa menjadi profesional dalam pemeliharaan ayam pedaging. rencana untuk pengisian kandang secara bertahap, untuk waktu sekarang baru terisi 2000 ekor total close house berkapasitas 4000 ekor,  dan untuk open hosus 3000 ekor.

Selain dengan rencana pengadaan unggas, peralatan penunjang lainnya juga sudah masuk dalam target perencanaan, seperti alat pengatur suhu ayam, temprone ke heater melalui sensor otomatis dan exhaust fan, supaya kestabilan suhu terdeteksi sesuai dengan umur ayam. waktu panen berkisar 30 – 35 hari keunggulan close house yaitu kepadatan bisa tambah, hasilnya sebanding dengan open house bisa lebih baik pada kisaran 100 – 150 gr per ekor. Ketahanan terhadap penyakit lebih bagus, contoh open house 15% - 16% mati kena penyakit ende (penyakit petelo). Indeks produksinya lebih bagus dari kandang ayam open house dan keuntungan bagi mahasiswa bisa melaksanakan kegiatan praktikum pemeliharaan ayam pedaging.