- 10 Sep, 2026
- Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman
- comments off
Dari Kampus ke Dunia Kerja, Fapet Unsoed Wujudkan Link and Match melalui Rekrutmen PT Medion
fapet.unsoed.ac.id – Pendidikan tinggi tidak berhenti pada ruang kuliah dan kelulusan. Lebih dari itu, pendidikan dituntut mampu membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan dan membuka jalan menuju dunia profesional. Semangat inilah yang terus diperkuat Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman (Fapet Unsoed) melalui pengembangan pendidikan dan penguatan kemitraan dengan dunia industri.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui rekrutmen PT Medion Farma Jaya yang digelar di Fapet Unsoed, Rabu (10/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Konferensi Fapet Unsoed tersebut diikuti 39 peserta, seluruhnya berasal dari Fapet Unsoed.
Rekrutmen ini merupakan implementasi Agreement Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman Nomor B/4/UN23.8/HK.06.00/2026 dengan PT Medion Farma Jaya Nomor : MFJ1221064 tentang Penyelenggaraan Program CSR, Recruitment, Penyaluran Tenaga Kerja serta Penelitian.

Sebelum memasuki tahapan seleksi, peserta mendapatkan pemaparan company profile PT Medion yang disampaikan Asep Setiana, S.M., dari Departemen Sumber Daya Manusia (Human Resource Development/HRD) PT Medion Bandung. Paparan tersebut memberikan gambaran mengenai profil perusahaan sekaligus peluang pengembangan karier bagi peserta.
Tahapan seleksi kemudian dilanjutkan dengan psikotes berbasis tablet yang disiapkan oleh pihak Medion. Peserta menjawab sejumlah pertanyaan dengan batas waktu pada setiap soal, sehingga kemampuan berpikir, ketelitian, serta pengambilan keputusan menjadi bagian yang turut diuji dalam proses rekrutmen.
Bagi Fapet Unsoed, keterlibatan industri dalam proses rekrutmen merupakan bagian dari upaya mempertemukan kompetensi akademik dengan kebutuhan nyata dunia kerja.
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fapet Unsoed, Dr. Ir. Agus Susanto, M.Agr., IPU., ASEAN Eng., mengatakan bahwa kerja sama dengan industri menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk mengenal sekaligus menghadapi tuntutan profesional.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga siap menghadapi kebutuhan dunia kerja. Kolaborasi dengan industri menjadi jembatan penting untuk mempertemukan kompetensi lulusan dengan kebutuhan profesional,” ujarnya.

Upaya tersebut sejalan dengan arah pengembangan Fapet Unsoed yang terus melakukan pembenahan pendidikan melalui evaluasi kurikulum, penguatan pembelajaran, serta menghadirkan akademisi, pemerintah, industri, dan pelaku usaha dalam berbagai kegiatan akademik. Fapet Unsoed juga memiliki komitmen untuk menghasilkan lulusan yang handal dan mandiri serta mampu menciptakan maupun mendapatkan pekerjaan di bidang peternakan.
Hingga saat ini, Fapet Unsoed telah membangun 10 kerja sama dengan pihak eksternal, baik industri maupun instansi terkait. Jejaring tersebut menjadi bagian dari strategi memperluas ruang pembelajaran sekaligus membuka peluang bagi mahasiswa dan lulusan untuk berinteraksi langsung dengan dunia profesional.
Rekrutmen PT Medion menjadi salah satu bentuk nyata dari proses tersebut. Kampus membangun kompetensi, industri membuka ruang aktualisasi dan kerja sama menjadi jembatan yang mempertemukan keduanya.
Melalui langkah ini, Fapet Unsoed terus menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan bukan hanya tentang seberapa banyak mahasiswa yang berhasil diluluskan, tetapi juga tentang seberapa siap mereka memasuki dunia kerja, beradaptasi dengan perubahan, dan memberikan kontribusi bagi industri serta masyarakat.
