Belajar dari Alam Sejak Dini: Outing Class TK Santo Yosef Menyemai Cinta Peternakan di Teaching Farm Unsoed

# # #

Belajar dari Alam Sejak Dini: Outing Class TK Santo Yosef Menyemai Cinta Peternakan di Teaching Farm Unsoed

fapet.unsoed.ac.id – Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman (Fapet Unsoed) terus memperkuat perannya sebagai pusat pendidikan dan edukasi melalui revitalisasi Teaching Farm atau Experimental Farm (Exp. Farm). Upaya tersebut tidak hanya ditujukan bagi penguatan pembelajaran mahasiswa, tetapi juga membuka ruang edukasi bagi masyarakat luas, termasuk generasi usia dini.

Experimental Farm Fapet Unsoed yang berlokasi di belakang Gedung International Academic Building (IAB) menjadi sarana pembelajaran lapangan yang merepresentasikan sistem peternakan terpadu. Di area ini dipelihara berbagai komoditas ternak, mulai dari sapi perah Peranakan Frisian Holstein hingga sapi potong seperti Peranakan Ongole (PO), Bali, Madura, Limousin, dan Jabres. Selain itu, terdapat kandang close house ayam pedaging berkapasitas 20 ribu dan 8 ribu ekor di sisi timur area, serta pengembangan ternak kambing Peranakan Etawa (PE), Jawarandu, dan Saanen.

Dalam rangka mendukung fungsi edukatif tersebut, Teaching Farm Fapet Unsoed menerima kunjungan outing class dari TK Santo Yosef. Kegiatan ini diikuti oleh 53 siswa yang terdiri atas Kelompok Bermain (KB), TK A, dan TK B, dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah TK Santo Yosef, Kristina Widaninggar, S.Pd, serta didampingi lima guru pendamping.

Rombongan disambut oleh Ketua Experimental Farm Fapet Unsoed, Ir. Nur Hidayat, M.Si., IPM. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Teaching Farm tidak hanya berfungsi sebagai sarana praktikum mahasiswa, tetapi juga sebagai wahana edukasi publik. Menurutnya, pengenalan dunia peternakan sejak dini menjadi langkah strategis untuk menumbuhkan ketertarikan dan pemahaman anak-anak terhadap peran penting sektor peternakan dalam kehidupan manusia.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi di ruang kelas oleh Ari Dwi Nurasih, S.Si., M.Biotech. Ia menjelaskan konsep Teaching Farm sebagai laboratorium lapangan yang mendukung kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Penjelasan ini menjadi pengantar sebelum siswa memperoleh pengalaman belajar secara langsung di lapangan.

Sebagai bagian utama dari kegiatan, para siswa diajak berkeliling kandang ternak untuk melihat langsung berbagai jenis hewan yang dipelihara di Experimental Farm. Dengan pendampingan pawang kandang, M. Hanan, anak-anak mendapatkan penjelasan mengenai jenis ternak dan cara pemeliharaannya menggunakan bahasa yang sederhana dan komunikatif. Interaksi langsung tersebut memberikan pengalaman belajar yang konkret sekaligus menyenangkan bagi peserta.

Salah satu guru pendamping, Indra Desna Oktavian, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan outing class merupakan bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka di TK Santo Yosef. Menurutnya, pembelajaran luar kelas seperti ini mampu meningkatkan antusiasme anak-anak karena mereka dapat melihat dan mengenal objek pembelajaran secara langsung.

Melalui kegiatan ini, Teaching Farm Fapet Unsoed diharapkan semakin menguatkan perannya sebagai pusat edukasi peternakan yang inklusif dan terbuka bagi masyarakat. Di sisi lain, pengalaman belajar kontekstual yang diperoleh para siswa menjadi fondasi awal dalam menumbuhkan kepedulian dan pemahaman terhadap dunia peternakan sejak usia dini.

  • Share

Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman