- 05 Mei, 2026
- Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman
- comments off
Belajar Tak Cukup di Kelas, 89 Mahasiswa Unsri Tinjau Langsung Kandang dan Laboratorium Unsoed
fapet.unsoed.ac.id – Sebanyak 89 mahasiswa bersama 8 dosen Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya melakukan kunjungan edukatif ke Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman (Fapet Unsoed), Senin, 4 Mei 2026. Kegiatan yang dikemas dalam bentuk fieldtrip ini menjadi bagian dari upaya memperkaya pengalaman belajar mahasiswa melalui interaksi langsung dengan lingkungan akademik dan fasilitas peternakan.
Rombongan yang dipimpin oleh Rizky Palupi tiba di kampus Fapet Unsoed setelah menempuh perjalanan darat dari Palembang sejak Minggu pagi. Kedatangan mereka disambut oleh Dekan Fapet Unsoed, Novie Andri Setianto, bersama jajaran pimpinan fakultas dalam suasana yang berlangsung hangat dan terbuka.

Dalam sambutan awal, pihak Universitas Sriwijaya menjelaskan bahwa kunjungan ini dirancang untuk memberikan gambaran nyata mengenai pengelolaan kegiatan kemahasiswaan serta fasilitas pembelajaran yang dimiliki Fapet Unsoed. Selain itu, mahasiswa diharapkan dapat melihat secara langsung fungsi kandang sebagai sarana praktikum dan penelitian, yang selama ini lebih banyak dipelajari secara teoritis di ruang kelas.
Menanggapi hal tersebut, Dekan Fapet Unsoed menegaskan bahwa pembelajaran di bidang peternakan tidak dapat dilepaskan dari praktik lapangan. Ia menjelaskan bahwa keberlanjutan sektor peternakan sangat berkaitan dengan kebutuhan masyarakat terhadap protein hewani, sehingga kompetensi mahasiswa harus dibangun secara komprehensif, baik dari sisi teori maupun keterampilan teknis. Dalam konteks perkembangan teknologi, mahasiswa juga didorong untuk mampu beradaptasi dan mengembangkan inovasi di tengah era digital.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama antara kedua institusi sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat kolaborasi akademik. Setelah itu, peserta mengikuti sesi diskusi yang dipandu oleh Dr. Hermawan Setyo Widodo. Dalam forum tersebut, mahasiswa dan dosen aktif mengajukan pertanyaan terkait peluang studi lanjut pada program magister, serta pemanfaatan laboratorium terpadu untuk kegiatan pengujian dan penelitian.
Memasuki sesi lapangan, rombongan diarahkan menuju Teaching & Experimental Farm milik Fapet Unsoed. Di lokasi ini, peserta memperoleh penjelasan mengenai sistem pemeliharaan ternak, manajemen kandang, serta integrasi kegiatan praktikum dengan penelitian dosen dan mahasiswa. Kegiatan ini turut melibatkan Paguyuban mahasiswa Anak Kandang (Pawang) yang diketua Ahmad Muzakki, untuk memberikan gambaran langsung tentang peran mahasiswa dalam pengelolaan fasilitas pembelajaran.

Kunjungan diakhiri dengan peninjauan area kandang sebagai sarana praktik utama. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, rombongan melanjutkan perjalanan menuju BBPTUHPT Baturraden untuk agenda kunjungan berikutnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh tambahan wawasan, tetapi juga mampu mengaitkan konsep akademik dengan praktik di lapangan, sebagai bekal dalam menghadapi dinamika sektor peternakan di masa mendatang.
