- 20 Okt, 2026
- Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman
- comments off
Fapet Science Competition 2026 Dorong Inovasi Mahasiswa di Bidang Peternakan dan Pangan
PURWOKERTO – Kreativitas dan inovasi menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan sektor peternakan dan pangan. Semangat tersebut diwujudkan melalui Fapet Science Competition (FSC) 2026, program kerja Kementerian Keilmuan BEM Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) yang diselenggarakan pada 11 Oktober 2026 di Aula Lantai 3 Gedung B Fakultas Peternakan Unsoed.
FSC menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan gagasan melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Business Plan Competition (BPC). Kompetisi ini hadir untuk mendorong mahasiswa agar lebih berani mencoba, mengolah ide, dan menuangkannya menjadi inovasi yang berpotensi dikembangkan. Kesibukan akademik yang kerap menjadi tantangan diharapkan tidak menghalangi mahasiswa untuk mengeksplorasi potensi diri.
Persiapan kegiatan berlangsung selama tujuh minggu. Tantangan terbesar yang dihadapi panitia adalah mengajak mahasiswa berpartisipasi di tengah padatnya aktivitas perkuliahan. Upaya dilakukan dengan meyakinkan mahasiswa bahwa kompetisi tetap dapat diikuti di sela-sela kesibukan, sekaligus memperkenalkan manfaat yang dapat diperoleh melalui keikutsertaan dalam FSC.
Lima tema diangkat untuk memberikan ruang bagi beragam gagasan mahasiswa. Feed & Nutrition Innovation berfokus pada inovasi pakan dan nutrisi ternak. Livestock Product & Food Innovation mendorong pengembangan produk olahan. Animal Health & Welfare mencakup kesehatan, kesejahteraan, dan produktivitas ternak. Waste-to-Product Innovation mengajak mahasiswa mengembangkan pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai tambah. Adapun Digital Marketing & Social Media Strategy berfokus pada pemanfaatan platform digital, live commerce, dan media sosial untuk mempromosikan produk hasil ternak dan pangan.
Pelaksanaan Fapet Science Competition 2026 di Aula Lantai 3 Gedung B Fakultas Peternakan Unsoed.
Penilaian kompetisi melibatkan tiga juri, yaitu Irfan Fadhlurrohman, S.Pt., M.Pt. sebagai juri PKM, Prasetyo, S.Pt., M.P. sebagai juri netral, serta Dr. Yusmi Nur Wakhidatim, S.Pt., M.Si., IPM sebagai juri BPC.

Kompetisi ini menghasilkan enam peraih juara dari dua kategori, yaitu Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Business Plan Competition (BPC).
Pemenang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM):
1. Juara pertama: Agiztha Puspa Kirana, Wahyu Wulan Utami, dan Izan Hafizh Alfitra.
2. Juara kedua: Muhammad Arkaan Nuurii, Vivi Khoirun Nisa’, Muhammad Alif Al Mubaraq, Firman Syah, dan Mokh. Khalwan Indranata.
3. Juara ketiga: Rendy Dwi Yanuar, Gilang Surya Firdaus, dan Muhammad Faqih Al Amin.

Pemenang Business Plan Competition (BPC):
1. Juara pertama: Valentine Aisha Putri dan Labitta Anindya Ananta.
2. Juara kedua: Muhammad Dimas Putra Hartono.
3. Juara ketiga: Bintang Rizky Hamdani.
Peserta mempresentasikan gagasan inovatif di hadapan dewan juri dalam Fapet Science Competition 2026
Menteri Keilmuan BEM Fakultas Peternakan Unsoed, Sandra Nur Octaviani, berharap FSC dapat terus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas dan menghasilkan gagasan inovatif yang bermanfaat bagi bidang peternakan dan pangan.
“Harapannya, Fapet Science Competition dapat terus berkembang dan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi ide-ide kreatif serta menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi bidang peternakan dan pangan,” ujar Sandra.
Penyelenggaraan FSC berikutnya diharapkan hadir dengan konsep yang semakin berkembang, penyebaran informasi yang lebih luas, serta waktu persiapan yang lebih panjang. Berbagai pengembangan tersebut dapat menjadi langkah untuk memperluas partisipasi mahasiswa dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan kompetisi.
Fapet Science Competition 2026 menjadi langkah awal untuk menumbuhkan keberanian mahasiswa dalam mengembangkan ide menjadi karya. Gagasan yang lahir dari ruang kompetisi diharapkan tidak berhenti sebagai pemikiran, tetapi tumbuh menjadi inovasi yang membawa manfaat bagi perkembangan peternakan dan pangan.
Dari sebuah gagasan, tumbuh keberanian. Dari sebuah karya, lahir perubahan.
Author:
Aulia Rizka Salsabila (NIM. D1A024111)
