Fapet Unsoed Rayakan Dies Natalis ke-60, Luncurkan SITARA sebagai Tonggak Transformasi Layanan Akademik

# # #

Fapet Unsoed Rayakan Dies Natalis ke-60, Luncurkan SITARA sebagai Tonggak Transformasi Layanan Akademik

fapet.unsoed.ac.id – Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman (Fapet Unsoed) memperingati hari jadinya yang ke-60 pada Selasa, 10 Februari 2026. Peringatan Dies Natalis yang bertepatan dengan Lustrum XII ini mengusung tema “Transformasi Peternakan Menuju Ketahanan Pangan Nasional: Refleksi 60 Tahun Dedikasi” dan dikemas dalam acara Tasyakuran yang berlangsung di Aula Lantai 3 Fapet Unsoed.

Acara tasyakuran dihadiri oleh pimpinan universitas, di antaranya Rektor Unsoed beserta para Wakil Rektor, para Dekan, Ketua Lembaga, Direktur Pascasarjana, serta para pemangku kepentingan eksternal. Hadir pula Kepala Dinas Peternakan dari Kabupaten Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara, dan Banyumas, serta para dosen dan tenaga kependidikan purna tugas yang telah berjasa dalam perjalanan Fapet Unsoed.

Sebagai bentuk apresiasi, Fakultas Peternakan menyerahkan cendera mata kepada para purna tugas yang baru saja memasuki masa pensiun. Momentum ini menjadi refleksi atas dedikasi panjang sivitas akademika dalam membangun dan mengembangkan Fapet Unsoed selama enam dekade.

Puncak acara tasyakuran ditandai dengan Launching SITARA (Sistem Informasi Tugas Akhir dan Repository Akademik). Sistem ini dirancang untuk memfasilitasi mahasiswa dalam proses administrasi akademik, khususnya persuratan tugas akhir, pengajuan judul praktik kerja dan penelitian, yang kini dapat dipantau secara realtime.

SITARA tidak hanya berfungsi sebagai aplikasi penyimpanan data, tetapi dikembangkan sebagai sebuah ekosistem digital yang mengangkat karya akademik mahasiswa dari sekadar arsip konvensional menjadi aset pengetahuan yang terdokumentasi, bernilai, dan diakui secara luas. Kehadiran SITARA sekaligus menandai pergeseran layanan akademik dari sistem konvensional yang sarat antrean dan minim kontrol menuju layanan digital yang lebih efisien, transparan, dan terintegrasi.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Peternakan Unsoed, Ir. Novie Andri Setianto, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng, melaporkan berbagai capaian strategis fakultas. Saat ini, Fapet Unsoed memiliki empat program studi lintas jenjang pendidikan yang seluruhnya telah meraih akreditasi unggul.

Dari sisi sumber daya manusia, Fapet Unsoed telah memiliki 15 guru besar atau sekitar 28 persen dari total dosen berjumlah 55 orang. Capaian lain juga disampaikan pada bidang kemahasiswaan, termasuk pelaksanaan tracer study, penguatan sarana dan prasarana, serta revitalisasi Experimental Farm yang terus dikembangkan menjadi teaching farm. Ke depan, fasilitas ini diharapkan menjadi rujukan kegiatan pembelajaran, penelitian, studi banding, hingga kunjungan edukasi.

Sementara itu, Rektor Unsoed yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Dr. Kuat Puji Prayitno, S.H., M.Hum, mengapresiasi capaian Fakultas Peternakan, khususnya peningkatan jumlah dosen bergelar guru besar dan doktor. Ia juga menekankan pentingnya mendorong capaian lain, terutama prestasi mahasiswa baik di bidang akademik maupun kemahasiswaan, sebagai bagian dari penguatan daya saing institusi.

Acara tasyakuran ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Dekan Fakultas Peternakan Unsoed yang kemudian diserahkan kepada Fitri Yunitasari, S.Pt., M.Si, dosen termuda di lingkungan Fapet Unsoed. Prosesi ini menjadi simbol regenerasi dan keberlanjutan semangat pengabdian dalam membangun Fakultas Peternakan Unsoed menuju masa depan yang lebih inovatif dan berdaya saing.

  • Share

Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman