Seleksi Pilmapres Fapet Unsoed 2026: Menyaring Talenta, Mencetak Pemimpin Masa Depan

# # #

Seleksi Pilmapres Fapet Unsoed 2026: Menyaring Talenta, Mencetak Pemimpin Masa Depan

fapet.unsoed.ac.id – Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman (Fapet Unsoed) kembali menggelar seleksi Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat fakultas tahun 2026 dengan atmosfer kompetisi yang semakin ketat dan berstandar tinggi. Ajang ini menjadi panggung bagi mahasiswa terbaik untuk membuktikan kapasitas intelektual, karakter, serta daya saing mereka di tengah tuntutan dunia akademik yang kian dinamis.

Sebanyak lima mahasiswa Program Sarjana (S1) yakni Nareta Faizah Ardani, Dewi Wulandari, Ingke Havilia, Edo Rival Kurniawan, dan Reyhan Agung Setiawan, turut ambil bagian sebagai kandidat unggulan. Sementara itu, Program Diploma 3 (D3) Prodi Budidaya Ternak diwakili oleh Rina Amelia (NIM D0A024052).

Proses seleksi dimulai pada Selasa, 29 Maret 2026 melalui tahap screening yang diikuti oleh total 51 peserta. Dari proses penyaringan tersebut, hanya tujuh mahasiswa terbaik yang dinyatakan lolos—terdiri dari enam mahasiswa Program S1 dan satu mahasiswa dari Program D3. Seleksi ini menjadi tahap krusial dalam mengerucutkan kandidat dengan rekam jejak prestasi dan potensi unggul.

Kompetisi berlanjut pada 31 Maret 2026 dengan rangkaian tes wawancara multidimensi yang menguji aspek akademik, kepribadian, kemampuan bahasa Inggris, serta aktivitas ekstrakurikuler. Para peserta kemudian menghadapi tahap paling menentukan: paparan karya ilmiah di hadapan dewan juri yang terdiri dari para akademisi senior, yakni Prof. Dr. Ir. Elly Tugiyanti, M.P., IPU., ASEAN Eng., Prof. Dr. Ir. Sri Rahayu, M.Si., IPU., ASEAN Eng., serta Dr. Ir. Krismiwati Muatip, M.Si., IPU., ASEAN Eng.

Ketua Panitia Pilmapres Fapet Unsoed, Dr. H. Hermawan Setyo Widodo, S.Pt., M.Si, menegaskan bahwa seleksi ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan proses pembentukan kualitas diri mahasiswa secara menyeluruh. “Kami merancang seleksi ini untuk menggali potensi terbaik mahasiswa, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga karakter, cara berpikir, dan kemampuan menyampaikan gagasan. Pilmapres adalah ruang pembuktian sekaligus pembelajaran,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa tingginya kualitas peserta tahun ini menjadi indikator positif bahwa mahasiswa Fapet Unsoed semakin siap bersaing di level yang lebih luas.

Di sisi lain, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Ir. Agus Susanto, M.Sc. Agr., IPU., ASEAN Eng, menyoroti pentingnya Pilmapres sebagai bagian dari strategi pembinaan mahasiswa unggul. “Kami ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya pintar, tetapi juga adaptif, kreatif, dan memiliki integritas tinggi. Pilmapres menjadi salah satu instrumen untuk menyiapkan mahasiswa menghadapi tantangan global,” ungkapnya.

Ia berharap para peserta, baik yang terpilih maupun belum, tetap menjadikan pengalaman ini sebagai pijakan untuk terus berkembang dan berkontribusi.

Berdasarkan hasil penilaian komprehensif dari seluruh tahapan—mulai dari screening, wawancara, hingga presentasi karya ilmiah—dewan juri akhirnya menetapkan dua nama terbaik yang akan mewakili Fapet Unsoed di tingkat universitas. Mereka adalah Ingke Havilia (NIM D1A023008) dari Program S1 Prodi Peternakan dan Rina Amelia (NIM D0A024052) dari Program D3 Prodi Budidaya Ternak.

Keduanya dinilai unggul secara konsisten dalam berbagai aspek penilaian, mulai dari kedalaman akademik, kemampuan komunikasi, hingga kekuatan ide dalam karya ilmiah yang dipresentasikan.

Seleksi Pilmapres 2026 ini bukan hanya tentang siapa yang menang, tetapi tentang bagaimana proses ini membentuk mahasiswa menjadi pribadi yang lebih siap menghadapi masa depan. Dengan terpilihnya dua delegasi terbaik, Fapet Unsoed optimistis dapat kembali menorehkan prestasi di tingkat universitas, bahkan melangkah lebih jauh ke kancah nasional.

  • Share

Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman