Dari Persoalan Jagung hingga Kebijakan Pakan, Tevi Melviana Raih Cumlaude di Fapet Unsoed

# # #

Dari Persoalan Jagung hingga Kebijakan Pakan, Tevi Melviana Raih Cumlaude di Fapet Unsoed

fapet.unsoed.ac.id – Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman (Fapet Unsoed) terus menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik sekaligus pengalaman profesional di bidang peternakan. Salah satu capaian tersebut ditunjukkan melalui keberhasilan mahasiswa Program Magister Peternakan dalam menyelesaikan pendidikan dan menghasilkan kajian yang berkaitan langsung dengan persoalan industri peternakan.

Salah satunya ditunjukkan oleh Ir. Tevi Melviana, M.Pt, yang berhasil menyelesaikan studi pada Program Magister Peternakan Fapet Unsoed. Tevi dinyatakan lulus pada 30 Juli 2026 dengan predikat Dengan Pujian (cumlaude) dan IPK 3,98 dari skala 4,00. Kelulusan tersebut tertuang dalam Keputusan Rektor Universitas Jenderal Soedirman Nomor 5751/UN23/PK.04.01/2026 tentang Mahasiswa Program S-2 yang Dinyatakan Lulus Program Magister pada Yudisium II Bulan Juli Wisuda Periode Ke-162 Tahun Akademik 2025/2026.

Dalam dokumen yudisium tersebut, Tevi tercatat sebagai lulusan Program Magister Peternakan dengan Nomor Induk Mahasiswa D2B025008 dan memperoleh gelar Magister Peternakan (M.Pt).

Selama menempuh pendidikan di Fapet Unsoed, Tevi mengangkat tesis berjudul Analisis Dampak Kebijakan Larangan Impor Jagung Terhadap Fluktuasi Biaya Produksi dan Harga Pakan di Industri Feedmill. Penelitian tersebut mengkaji persoalan yang memiliki keterkaitan erat dengan industri pakan ternak, khususnya mengenai dampak kebijakan impor jagung terhadap biaya produksi dan harga pakan.

Tesis tersebut dibimbing oleh Prof. Dr. Ir. Elly Tugiyanti, M.P., IPU, ASEAN Eng sebagai pembimbing utama dan Ir. Novie Andri Setianto, S.Pt, M.Sc, Ph.D, IPU, ASEAN Eng sebagai pembimbing kedua. Capaian Tevi di Fapet Unsoed tidak terlepas dari rekam jejaknya sebagai profesional di industri peternakan. Sebelum dan selama menempuh pendidikan magister, Tevi dikenal sebagai salah satu pelaku industri pakan ternak dan aktif dalam organisasi industri melalui Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT).

Pada Kongres Luar Biasa GPMT yang berlangsung di Surabaya pada 5 Mei 2026, Tevi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum GPMT periode 2026–2028. Pengalaman tersebut menjadi konteks penting dalam penelitian yang dilakukan selama menempuh pendidikan magister. Persoalan mengenai jagung sebagai bahan baku pakan dan dampaknya terhadap biaya produksi serta harga pakan merupakan isu yang bersentuhan langsung dengan dinamika industri yang selama ini digelutinya.

Dengan demikian, proses akademik yang dijalani Tevi di Fapet Unsoed tidak hanya berorientasi pada pencapaian gelar, tetapi juga menghasilkan kajian yang berangkat dari persoalan nyata di sektor peternakan. Koordinator Program Studi Magister Peternakan Fapet Unsoed, Dr. Ir. Yusmi Nur Wakhidati, S.Pt, M.Si, IPM, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Ir. Tevi menyelesaikan pendidikan magisternya dengan predikat Dengan Pujian.

Menurut Dr. Yusmi, keberhasilan mahasiswa yang telah memiliki pengalaman profesional di dunia industri menjadi bagian penting dalam pengembangan pendidikan magister. Pengalaman tersebut memungkinkan mahasiswa membawa persoalan nyata di lapangan ke dalam lingkungan akademik untuk dikaji secara ilmiah.

“Program Magister Peternakan Fapet Unsoed menyampaikan selamat dan apresiasi atas keberhasilan  Tevi Melviana menyelesaikan studi dengan predikat Dengan Pujian. Kami berharap capaian akademik dan hasil penelitian yang diperoleh selama menempuh pendidikan dapat memberikan manfaat, tidak hanya bagi pengembangan keilmuan peternakan, tetapi juga bagi dunia industri,” ujar Dr. Yusmi.

beliau menambahkan, keterhubungan antara pendidikan, penelitian, dan kebutuhan industri merupakan salah satu hal yang penting dalam pengembangan sumber daya manusia bidang peternakan. Karena itu, pengalaman mahasiswa sebagai praktisi menjadi modal yang dapat memperkaya proses akademik di Program Magister Peternakan.

Bagi Fapet Unsoed, keberhasilan Tevi menjadi salah satu gambaran bahwa pendidikan magister dapat menjadi ruang untuk mempertemukan penguatan kompetensi akademik dengan pengalaman profesional, sekaligus mendorong lahirnya kajian yang relevan dengan tantangan sektor peternakan nasional.

  • Share

Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman