Bersinergi untuk Negeri, Fapet Unsoed dan Fapet UNJA Perkuat Pendidikan Peternakan Indonesia

# # #

Bersinergi untuk Negeri, Fapet Unsoed dan Fapet UNJA Perkuat Pendidikan Peternakan Indonesia

fapet.unsoed.ac.id  – Di tengah tantangan sektor peternakan yang semakin kompleks, perguruan tinggi dituntut tidak lagi berjalan sendiri. Kolaborasi lintas institusi kini menjadi strategi penting untuk melahirkan sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, sekaligus mampu menjawab kebutuhan pembangunan peternakan nasional.

Semangat itulah yang menjadi landasan pertemuan antara Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman (Fapet Unsoed) dan Fakultas Peternakan Universitas Jambi (Fapet UNJA) dalam agenda penjajakan sekaligus penguatan kerja sama yang berlangsung di Ruang Rapat I Fapet Unsoed, Selasa (4/8/2026).

Rombongan Fapet UNJA dipimpin langsung oleh Dekan, Prof. Dr. Ir. Nurhayati, M.Sc.Agr., didampingi Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama, Prof. Dr. Ir. Mairizal, M.Sc., bersama jajaran koordinator program studi serta tim kerja sama. Kedatangan mereka disambut Dekan Fapet Unsoed, Ir. Novie Andri Setianto, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., bersama para wakil dekan, ketua program studi, dan guru besar Fakultas Peternakan Unsoed.

 

Lebih dari sekadar kunjungan kelembagaan, pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui berbagai program kolaboratif yang diharapkan memberikan manfaat nyata bagi dosen, mahasiswa, hingga masyarakat.

Dalam sambutannya, Dekan Fapet Unsoed, Ir. Novie Andri Setianto, menegaskan bahwa kualitas perguruan tinggi di era saat ini sangat ditentukan oleh kemampuan membangun jejaring strategis.

“Kerja sama tidak boleh berhenti pada penandatanganan dokumen. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kolaborasi tersebut benar-benar diwujudkan dalam program-program yang memberikan dampak nyata bagi sivitas akademika,” ujarnya.

Sebagai bentuk implementasi, Fapet Unsoed menawarkan berbagai peluang kolaborasi, mulai dari student exchange, program magang mahasiswa, penelitian bersama, publikasi ilmiah kolaboratif, hingga penguatan aktivitas mahasiswa yang terlibat langsung dalam pengelolaan kandang pendidikan.

Menurut Ir. Novie, pengalaman belajar di luar ruang kelas menjadi bekal penting dalam membangun kompetensi lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun perkembangan industri peternakan.

Pada kesempatan yang sama, Fapet Unsoed juga memperkenalkan Program Doktor (S3) yang mengusung sistem pembelajaran fleksibel. Perkuliahan dilaksanakan secara daring sehingga memberikan kesempatan bagi dosen, peneliti, maupun praktisi dari berbagai daerah untuk tetap melanjutkan studi tanpa meninggalkan aktivitas profesional mereka.

Mahasiswa hanya diwajibkan hadir di kampus pada tahapan akademik tertentu, seperti ujian kualifikasi, ujian tertutup, dan ujian terbuka. Skema ini diharapkan semakin memperluas akses pendidikan doktoral di bidang peternakan.

Tak hanya berfokus pada penguatan akademik, Fapet Unsoed juga terus mengembangkan pembelajaran berbasis praktik melalui aktivitas di kandang pendidikan maupun PAWANG. Program tersebut dirancang untuk membentuk karakter, keterampilan teknis, jiwa kepemimpinan, hingga kemampuan manajerial mahasiswa sebagai bekal memasuki dunia profesional.

Sementara itu, Dekan Fapet Universitas Jambi, Prof. Dr. Ir. Nurhayati, M.Sc.Agr., menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Fapet Unsoed.

 

Menurutnya, kunjungan ini menjadi kesempatan strategis untuk saling belajar sekaligus mempererat hubungan kelembagaan.

“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti sebagai dokumen administratif, tetapi benar-benar diwujudkan melalui berbagai program bersama yang memberi manfaat bagi kedua institusi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, ruang kolaborasi yang dapat dikembangkan sangat luas, mulai dari pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian kolaboratif, pengembangan kurikulum, seminar ilmiah, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Sebagai bentuk komitmen bersama, kedua dekan kemudian menandatangani dokumen kerja sama yang menjadi tonggak awal penguatan kemitraan strategis antara Fapet Unsoed dan Fapet UNJA.

Melalui sinergi tersebut, kedua institusi optimistis dapat melahirkan lebih banyak inovasi, meningkatkan produktivitas riset, memperluas kesempatan belajar mahasiswa, sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan sektor peternakan Indonesia yang berdaya saing, berkelanjutan, dan mampu menjawab tantangan masa depan.

  • Share

Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman