Benahi Layanan, Perkuat Kinerja: Fapet Unsoed Gelar FGD Tenaga Kependidikan

# # #

Benahi Layanan, Perkuat Kinerja: Fapet Unsoed Gelar FGD Tenaga Kependidikan

fapet.unsoed.ac.id – Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman (Fapet Unsoed) terus memperkuat kualitas layanan administrasi dan akademik melalui Focus Group Discussion (FGD) Peningkatan Kinerja Tenaga Kependidikan, Selasa (20/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di ruang Aula Lantai 3 Fapet Unsoed pukul 08.30–11.00 WIB ini menjadi forum evaluasi sekaligus penyampaian aspirasi untuk mendorong kinerja tenaga kependidikan yang lebih profesional, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan sivitas akademika.

FGD menghadirkan Prof. Dr. Wahyuningrat, M.Si., Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Universitas Jenderal Soedirman, sebagai narasumber, dengan moderator Merryafinola Ifani, S.Pt., M.Pt. Kegiatan diikuti oleh pimpinan dan tenaga kependidikan di lingkungan Fapet Unsoed.

Dalam sambutannya, Dekan Fapet Unsoed, Ir. Novie Andri Setianto, Ph.D., IPU, ASEAN Eng., menegaskan bahwa peningkatan kinerja tenaga kependidikan merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan tata kelola fakultas yang berkualitas. Tenaga kependidikan memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran administrasi, pelayanan akademik, serta berbagai aktivitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, peningkatan kinerja tidak hanya berkaitan dengan penyelesaian tugas dan tanggung jawab, tetapi juga menyangkut kedisiplinan, kompetensi, komunikasi, kerja sama, dan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik.

“Peningkatan kinerja tenaga kependidikan perlu menjadi komitmen bersama. Kita harus terus mengevaluasi berbagai aspek pelayanan, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta mencari solusi yang dapat diterapkan secara nyata. Dengan dukungan sistem kerja yang baik dan sumber daya yang memadai, kita berharap layanan di Fapet Unsoed semakin efektif, profesional, dan berorientasi pada kepuasan pengguna,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan tersebut.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Prof. Dr. Wahyuningrat, M.Si. Pembahasan diarahkan pada pentingnya peningkatan kinerja tenaga kependidikan melalui penguatan kompetensi, kedisiplinan, koordinasi, efektivitas kerja, serta evaluasi mutu pelayanan secara berkelanjutan. Kinerja yang optimal, pada dasarnya, tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga dipengaruhi oleh dukungan sarana dan prasarana, pembagian tugas yang proporsional, serta sistem kerja yang mampu menjawab kebutuhan organisasi.

Dalam konteks perguruan tinggi, tenaga kependidikan menjadi salah satu unsur penting yang memastikan layanan administrasi dan akademik berjalan dengan baik. Karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia perlu diiringi dengan identifikasi kendala operasional dan penyusunan langkah perbaikan yang sesuai dengan kebutuhan unit kerja.

Diskusi Interaktif, Bahas Tantangan Pelayanan di Fakultas

Suasana FGD berlangsung interaktif ketika kegiatan memasuki sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta menyampaikan sejumlah persoalan internal yang dinilai perlu mendapatkan perhatian bersama agar peningkatan kinerja tenaga kependidikan dapat berjalan secara optimal.

Salah satu isu yang mengemuka adalah kualitas jaringan internet di lingkungan fakultas yang dinilai belum memadai. Kondisi tersebut berpotensi menghambat kelancaran pekerjaan administrasi dan pelaksanaan layanan yang semakin bergantung pada sistem digital.

Peserta juga menyoroti keterbatasan jumlah tenaga laboran. Saat ini, Fapet Unsoed memiliki empat orang laboran, sementara kebutuhan layanan laboratorium perlu disesuaikan dengan aktivitas praktikum dan kebutuhan akademik. Kondisi ini menjadi perhatian penting dalam upaya menjaga kelancaran layanan laboratorium.

Selain itu, forum membahas kebutuhan perencanaan regenerasi tenaga kependidikan seiring adanya pegawai yang akan memasuki masa pensiun. Langkah antisipatif, termasuk perencanaan kebutuhan pegawai dan alih pengetahuan, dinilai penting agar pengalaman serta kompetensi yang telah dimiliki pegawai dapat diteruskan dan kesinambungan pelayanan tetap terjaga.

Persoalan lainnya berkaitan dengan rasio tenaga kependidikan terhadap mahasiswa yang diperkirakan mencapai 1:40. Rasio tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi dalam melihat beban kerja dan kebutuhan dukungan pelayanan. Peserta turut menyampaikan isu penyelenggaraan kelas Banjarnegara, terutama terkait kebutuhan dukungan layanan tenaga kependidikan agar kegiatan akademik dapat berjalan dengan baik.

Berbagai masukan tersebut memperlihatkan bahwa peningkatan kinerja tidak dapat dilepaskan dari kondisi riil di lapangan. Perbaikan kualitas layanan membutuhkan sinergi antara peningkatan kapasitas individu, pemenuhan kebutuhan sumber daya, penguatan infrastruktur, dan kebijakan kelembagaan yang mendukung efektivitas kerja.

Dorong Evaluasi Berkala dan Penghargaan atas Kinerja

Sebagai bagian dari upaya tindak lanjut, peserta FGD mengusulkan pelaksanaan survei kepuasan layanan secara berkala setiap tiga bulan sekali. Survei tersebut diharapkan menjadi instrumen evaluasi untuk mengukur kualitas pelayanan, mengidentifikasi kebutuhan pengguna, serta menentukan aspek yang perlu diperbaiki secara terukur.

FGD Peningkatan Kinerja Tenaga Kependidikan ini menjadi momentum untuk membangun budaya kerja yang terbuka terhadap evaluasi, responsif terhadap permasalahan, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan. Dengan komitmen bersama antara pimpinan dan tenaga kependidikan, Fapet Unsoed diharapkan semakin mampu menghadirkan layanan yang berkualitas, mendukung kelancaran kegiatan akademik, serta memperkuat tata kelola fakultas yang profesional dan akuntabel.

  • Share

Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman