Dua Hari, Dua Kemitraan Strategis: Fapet Unsoed Percepat Kolaborasi Akademik dan Industri

# # #

Dua Hari, Dua Kemitraan Strategis: Fapet Unsoed Percepat Kolaborasi Akademik dan Industri

fapet.unsoed.ac.id – Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman (Fapet Unsoed) terus memperkuat perannya dalam pengembangan pendidikan tinggi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat melalui perluasan jejaring kemitraan strategis. Dalam momentum pelaksanaan sidang promosi doktor Program Doktor Peternakan, Fapet Unsoed menandatangani dua kerja sama penting dengan institusi pendidikan tinggi dan dunia usaha sebagai wujud implementasi Tridharma Perguruan Tinggi yang berkelanjutan.

Rangkaian kerja sama tersebut diawali pada Rabu, 1 Juli 2026, bertempat di Aula Lantai 3 Gedung B Fakultas Peternakan Unsoed, melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Fakultas Peternakan Unsoed dan Universitas Katolik Weetebula, Nusa Tenggara Timur. Penandatanganan dilakukan langsung oleh Rektor Universitas Katolik Weetebula, Dr. Wilhelmus Yape Kii, M.Phil., M.A., Rektor Universitas Jenderal Soedirman, Prof. Dr. Ir. Akmad Sodiq, M.Sc. Agr., IPU, ASEAN Eng., serta Dekan Fakultas Peternakan Unsoed, Dr. Ir. Novie Andri Setianto, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU, ASEAN Eng.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, sivitas akademika, serta tamu undangan yang hadir dalam pelaksanaan sidang promosi doktor Program Doktor Peternakan Fapet Unsoed dengan promovendus Muhamad Arif Hidayat, S.Pt., M.P., yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang pada Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Banyumas.

Kerja sama dengan Universitas Katolik Weetebula diharapkan menjadi pintu masuk bagi penguatan kolaborasi pendidikan, penelitian, pertukaran pengetahuan, serta pengembangan sumber daya manusia peternakan, khususnya di wilayah Indonesia bagian timur. Sinergi tersebut sekaligus menegaskan komitmen Fapet Unsoed untuk memperluas kontribusi akademiknya dalam mendukung pembangunan peternakan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Komitmen memperkuat jejaring kemitraan kembali diwujudkan sehari berikutnya. Pada Kamis, 2 Juli 2026, bertempat di Ruang Rapat 1 Fakultas Peternakan Unsoed, dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Fapet Unsoed dengan PT Golden Egg Jaya Farm yang berlokasi di Dukuh Mungguan RT 15/RW 01, Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Penandatanganan dilakukan oleh Dekan Fakultas Peternakan Unsoed, Dr. Ir. Novie Andri Setianto, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU, ASEAN Eng., didampingi Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Ir. Titin Widiyastuti, S.Pt., M.Si., IPM., serta Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Ir. Agus Susanto, M.Sc. Agr., IPU, ASEAN Eng. Sementara itu, pihak PT Golden Egg Jaya Farm dihadiri langsung oleh Direktur, Billy Prihatna, S.Pt, beserta Eka FP.

Dalam sambutannya, Dekan Fapet Unsoed, Dr. Novie Andri Setianto, menyampaikan bahwa kerja sama dengan dunia industri merupakan bagian penting dalam menjembatani kebutuhan akademik dengan dinamika sektor peternakan yang terus berkembang.

“Perguruan tinggi tidak dapat berjalan sendiri dalam melaksanakan Tridharma. Kemitraan dengan pelaku usaha menjadi ruang belajar nyata bagi mahasiswa sekaligus sarana pengembangan riset yang aplikatif dan berdampak. Melalui kerja sama ini, kami berharap mahasiswa memperoleh pengalaman lapangan yang lebih komprehensif, dosen dapat memperluas kolaborasi penelitian, dan industri mendapatkan dukungan inovasi berbasis keilmuan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Beliau menambahkan bahwa penguatan sinergi antara kampus dan industri merupakan salah satu strategi untuk menyiapkan sumber daya manusia peternakan yang adaptif, profesional, serta mampu menjawab tantangan pembangunan pertanian dan peternakan di masa depan.

Sementara itu, Direktur PT Golden Egg Jaya Farm, Billy Prihatna, S.Pt., menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kemitraan dengan Fapet Unsoed. Menurutnya, kolaborasi antara dunia usaha dan perguruan tinggi merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan inovasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Kami menyambut baik kerja sama ini karena memberikan manfaat yang saling menguatkan. Dunia industri membutuhkan dukungan akademik dan hasil-hasil penelitian yang relevan, sedangkan mahasiswa memerlukan ruang praktik yang nyata untuk mengembangkan kompetensinya. Kami berharap kemitraan ini mampu melahirkan berbagai program bersama yang produktif, inovatif, dan memberikan kontribusi bagi kemajuan peternakan nasional,” ungkapnya.

Perjanjian kerja sama tersebut dimaksudkan untuk mewujudkan peran aktif perguruan tinggi dalam pelaksanaan Tridharma bidang akademik. Adapun tujuannya adalah meningkatkan penyelenggaraan kegiatan akademik melalui program magang, praktik kerja, penelitian, serta berbagai bidang lain yang disepakati bersama dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki kedua belah pihak demi kemajuan bersama.

Rangkaian penandatanganan kerja sama yang berlangsung bertepatan dengan momentum promosi doktor Program Doktor Peternakan Fapet Unsoed tersebut menjadi simbol penting bahwa pengembangan ilmu pengetahuan harus berjalan seiring dengan penguatan jejaring kemitraan. Kolaborasi antara perguruan tinggi, institusi pendidikan, pemerintah, dan dunia industri diyakini menjadi fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia unggul serta mendorong kemajuan sektor peternakan Indonesia yang berdaya saing dan berkelanjutan.

  • Share

Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman